Survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 30 April 2023 lalu, mendapati nama Ridwan Kamil paling kuat mendampingi Ganjar Pranowo, capres yang diusung PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 mendatang.
Survei tersebut mengaplikasikan sejumlah simulasi. Mulai dari simulasi 19 nama, sembilan nama hingga lima nama. Hasilnya tak jauh berbeda, nama Gubernur Jawa Barat ini paling kuat menjadi cawapres dengan elektabilitas tertinggi.
"Sejauh survei itu, nama paling unggul masih Ridwan Kamil," terang Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Senin (1/5/2023).
Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden tercatat 1.220 orang dengan margin of error berkisar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dari sejumlah simulasi yang diterapkan, Ridwan Kamil mengalahkan sejumlah nama dan tokoh lain yang dianggap mumpuni untuk menjadi cawapres.
Terdapat nama seperti Sandiaga Uno, AHY, Erick Thohir termasuk Mahfud MD yang ikut dalam jajaran dengan tokoh yang dapat diperhitungkan sebagai cawapres.
"Sandiaga Uno berada di peringkat kedua, AHY ketiga dan Erick Thohir keempat," sebut Burhanuddin.
Burhanuddin menambahkan, unggulnya Ridwan Kamil sebagai cawapres, mampu mengalahkan pasangan lainnya dalam survei dan simulasi hitung cepat ketika mendampingin Ganjar. Bahkan pasangan Ganjar-Ridwan mendapati nilai sebesar 34,9 persen.
Duet seperti Anies Baswedan-AHY mendapat 23,3 persen dari hasil survei. Selain itu Pasangan Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawansa mendapat 31,3 persen
Tak hanya itu Ganjar-Ridwan menang dengan 37,3 persen saat melawan Prabowo-Muhaimin Iskandar yakni 28,3 persen.
Ridwan Kamil masih menjadi figur yang dikenal luas oleh masyarakat. Kepopulerannya ini yang ikut mendongkrak elektabilitas termasuk sejumlah kinerjanya di Jawa Barat.
Bahkan jika dihitung secara person terkait kepopulerannya, Ridwan Kamil masih lebih unggul dibanding Ganjar Pranowo dan juga Anies Baswedan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027