Pegiat media sosial Denny Siregar menyebut terdapat perbedaan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo dengan Presiden Jokowi saat pemilu.
Ia menuyebut, perebutan kekuasaan saat ini tidak seperti dulu. Denny menyebut dulu merupaka n peralihan kekuasaan dari SBY ke Jokowi.
Kini dari Presiden Jokowi ke Ganjar Pranowo yang memiliki kualitas berbeda.
"Ada teman yang bilang, "Gua ke GP kok biasa aja ya, beda sama waktu dukung Jokowi dulu.." Kujawab, "Ya iyalah. Dulu Jokowi dibandingin sama SBY. Jomplang. Sekarang GP dibandingin sama Jokowi. Jelas standardnya sekarang jauh lebih tinggi.."," tulis Denny Siregar dikutip dari Twitter pada Selasa (2/5/2023).
Sontak saja, cuitan tersebut memancing komentar dari netizen.
"Pantesan pengikut lu banyak yang bego den. Dulu kalau bukan karena SBY, Jokowi belum tentu jadi presiden. SBY tunduk pada keinginan Washington," tulis netizen.
"Aaah iya bener. Aku juga sempet berpikir sprti itu... Pak Jokowi emang nyaris sempurna sebagai Presiden," tulis netizen.
"Jokowi menjadi presiden dari kalangan masyarakat sipil pada umumnya tapi prestasi nya membuat Indonesia mendunia, beda dengan presiden2 sebelumnya yang dari kalangan tertentu," tulis netizen.
Baca Juga: Disebut Turunan PKI, Gibran Murka: Mau Lu Ulangin Lagi Pola Seperti Ini di 2024?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123