Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka merespon saat disebut sebagai keturunan PKI.
Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Gibran menyebut pola penyebutan PKI sudah tidak mempan lagi untuknya.
Awalnya sebuah akun Twitter menyapa Gibran dengan sebutan PKI Solo.
"Halo turunan pki solo," tulis akun @BudiSan42575424 dikutip pada Selasa (2/5/2023).
"Pancacina, 1.keatheisan yang maha esa, 2.kebiadaban berabad-abad, 3.Persatuan cina-cina, 4.kerakyatan yang dipimpin oleh republik rakyat cina, 5.keadilan sosial bagi seluruh konglomerat cina," tulis akun tersebut.
Sontak saja, Gibran pun merespon, dan memberikan komentar yang menohok.
"Bilang ke korlap lu. Serangan2 seperti ini udah kalian lakukan di 2014 dan 2019. Sudah terbukti 2x kalah dan masyarakat tidak simpatik. Masa mau lu ulangin lagi pola seperti ini di 2024?" tulis Gibran.
Publik pun ikut geram melihat hujatan tersebut. Mereka saling memberikan komentar.
"Program kalau kecipratan air cucian beras ya begitu itu korsletnya mas. Diemin aja mas," tulis netizen.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Imbang Lawan Everton, Leicester City Keluar dari Zona Degradasi
"Mantab tumben nge gas @gibran_tweet," tulis netizen.
"Heran sama kamprét & kadroen, ceritanya pingin menang pilpres tapi bahasanya di luar nalar sebagai manusia, bener kata mas wali, sdh 2x kalah, malah terus di ulang-ulang," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus