Pendakwah K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim, atau Gus Baha mendadak menjadi perbincangan di media sosial Twitter.
Gus Baha pada video yang beredar membahas soal faham Soekarnoisme hingga pengikutnya menganggap Indonesia dimulai dari sang Plokamator.
"Kita enggak kalah dengan tuanya Soekarnoisme, Partai PNI. Kita kayak dininabobokkan. Seakan-akan Indonesia dimulai dari Soekarno. Sehingga nek wani(kalau berani) Soekarno, koyok-koyok (seperti) anti Indonesia," katanya dikutip dari video yang diunggah oleh akun Twitter @JebuelMania900 pada Kamis (4/5/2023).
Ia menyebut Indonesia bukan hanya milik pendukung Presiden Soekarno.
"Tentu Pak Karno bikin negara ini untuk
semua bangsa, bukan untuk PDIP saja, bukan untuk partai-partai marhaenisme saja, bukan partai-partai yang faham soekarnoisme saja," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Gus Baha menyebut orang-orang yang faham tersebut, seakan-akan menganggap Indonesia hanya dimulai dari peran Presiden pertama Indonesia, Soekarno.
"Orang yang pro Megawati itu begitu mendewa-dewakan Soekarno, seakan-akan Indonesia itu dimulai Bung karno. Sampai ada faham Soekarnoisme," ujarnya
Gus Baha mengakui, deklarator kemerdekaan Indonesia memang dilakukan oleh Presiden Soekarno.
"Memang deklarator Kemerdekaan Indonesia itu Soekarno, Tapi umat islam atau partai-partai Islam tidak kecil hati," ujarnya.
Baca Juga: Padati Area Blok A Pasar Tanah Abang Jelang Kedatangan Jokowi, Warga: Mau Salaman Langsung
Namun demikian, ada partai-partai Islam yang menurutnya lebih dulu berjuang melawan penjajah Belanda saat itu.
"Karena embrio bernama Indonesia, dari 1908 sebelum ada partai nasionalis yang berani melawan kolonialis Belanda adalah partai-partai Islam," jelas Gus Baha.
Ia pun menjelaskan, tokoh-tokoh Islam lah yang mencetuskan ide melawan para penjajah.
"Karena itu yang mencetus ide melawan belanda adalah kyai-kyai Islam. Terus tercetus serikat pedagang islam dan menjadi serikat islam. Jadi Indonesia tak bisa meninggalkan partai-partai islam," jelas Gus Baha.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan