PSIS Semarang memberikan kabar mengejutkan setelah melepas striker andalan Hari Nur Yulianto.
Pemain yang akrab disapa Mukri itu sudah sekitar 10 tahun memperkuat tim Laskar Mahesa Jenar.
Hari Nur Yulianto bahkan jadi pahlawan PSIS Semarang promosi ke Liga 1 2017 silam saat mencetak hattrick ke gawang Matapura FC.
"PSIS dan Hari Nur harus berpisah hari ini. Kami keluarga besar PSIS mengucapkan banyak terima kasih untuk Hari Nur yang telah mengabdi bersama PSIS selama 10 tahun terakhir,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Jumat (5/5/2023).
Dia menambahkan bahwa PSIS tentunya selalu mendoakan Hari Nur sekeluarga diberi kesehatan dan perjalanan karir yang bagus di sisa karirnya sebagai pesepak bola profesional.
Yoyok juga menegaskan jika PSIS adalah rumah bagi Hari Nur Yulianto dan kapan pun ia kembali, baik sebagai pelatih atau sebagai manajemen profesional pintu PSIS selalu terbuka. “Sekali lagi, terima kasih Hari Nur. Namamu akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub ini," ucap Yoyok.
Keputusan berpisah dengan Hari Nur Yulianto itu mendapat respon negatif dari suporter di media sosial.
Dalam postingan di akun Instagram @psisofficial, tak sedikit yang menyebut jika manajemen tak menghargai legenda.
"lha , pie mau di perpanjang tapi nominale rak jelas .. mending pamit .. terima kasih king legowo mawon," tulis @Ichalmu****.
Baca Juga: Jadi Hari Libur Nasional, Apa Itu Kenaikan Isa Almasih?
"Jarene TIM KAYA bos? @yoyok_sukawi @wliluk Mbuh wis.... No Drama = Bukan PSIS... Wkwkwkwkwkwkwwk," tambah @ombeb****.
"Semangat king @hny_22 ... Masih banyak yang bisa menghargai kesetiaan mu king "KESETIAAN ITU BERNAMA HARI NUR YULIANTO," timpal @fatih.
"Wingi sopo seng Ra percoyo nek aku Muni HNY bakal out, sekali lagi kamu adalah LEGEND @hny_22 dimana pun kamu berada disitulah kamu akan dihargai Semarang bosok management ne, tidak melihat jasa jasa mu yang dulu, apakah SDM akan menyusul kita lihat oke kalo emang diperpanjang juga sudah dari kemarin" bau"nya gatel'i tok #RIDWANOUT," tulis @chandr****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode