Timnas U-22 Indonesia menjalani latihan pemulihan seusai menang 5-0 atas Myanmar pada Kamis (4/5/2023).
Setelah itu, Indonesia akan bertemu Timur Leste pada Minggu (7/5/2023).
Latihan berlangsung kurang lebih selama 45 menit yang diawali dengan penyampaian arahan dari pelatih Indra Sjafri, lalu melakukan peregangan (stretcthing) di atas matras.
Setelah itu, Garuda Nusantara dibagi dalam dua tim latihan. Untuk tim pertama yakni pemain inti mendapat latihan pemulihan yang diakhiri dengan sesi berenang.
Sementara yang tidak bermain atau bermain dengan menit sedikit mendapat porsi latihan ringan dan gym.
Kiper Indonesia, Ernando Ary mengatakan bahwa dirinya sudah mulai fokus untuk laga kedua melawan Myanmar pada 4 Mei mendatang.
"Hari ini kami mendapat porsi latihan pemulihan. Alhamdulillah seusai kemenangan kemarin, saat ini kondisi saya dan teman-teman tidak ada masalah," kata Ernando dikutip dari situs resmi PSSI yang dikutip pada Sabtu (6/5/2023).
Pada laga kemarin, pemain asal Persebaya tersebut tampil selama 90 menit penuh.
Dirinya bersama Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Bagas Kaffa, Pratama Arhan sukses menjadi tembok kokoh lini belakang Indonesia.
Baca Juga: Gubernur Lampung Salahkan Pengusaha Jadi Salah Satu Penyebab Jalan Rusak
Gawang Indonesia pun belum pernah kebobolan di dua laga ini dan sudah mencetak 8 gol.
Pertandingan kemarin meski cuaca sangat panas dan menyengat, tidak menghalangi motivasi, semangat dan kerja keras pemain demi meraih kemenangan.
“Kami masih memiliki banyak hal yang harus dievaluasi. Insya Allah kami akan terus fokus untuk laga selanjutnya melawan Timor Leste dan jangan pernah anggap enteng semua lawan.” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026