Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sewot saat mendapati gaji Direktur Perumda Taman Satwa Taru Jurug atau TSTJ lebih besar dari pendapatannya.
Pernyataan itu diungkapkan Gibran menanggapi soal direktur perumda TSTJ yang baru di kantor Pemkot Solo.
Di kesempatan itu, putra sulung Presiden Jokowi itu mengungkapkan bahwa besaran gaji yang diterima Direktur TSTJ yang terdahulu ternyata lebih besar dari gajinya.
"Penetapan itu sudah melalui seleksi dan kemarin yang menarik gaji direkturnya tidak setinggi yang lama, yang lama itu gajinya luar biasa sekali sing kerjo aku tok. Mungkin empat kali lipatku belum termasuk tunjangan," ungkapnya seperti dikutip dari Berita Surakarta, Rabu (10/5/2023).
Gibran mengungkapkan untuk direktur yang sekarang, gajinya sudah disesuaikan. Besarannya bahkan tak lebih besar dari gaji Wali Kota Solo.
"Yang baru mendekati saya, no kalo lebih tinggi, enak wae sing kerjo aku kok mending aku dadi direktur TSTJ wae gajine gede kok, badala," sahutnya.
Lebih jauh, ia berharap dengan direktur dan jajaran pengawas TSTJ yang baru saat ini bisa bekerja lebih optimal sebagai monitoring tim.
Kerja sama yang sudah dibangun bersama dengan Taman Safari bisa dijalankan dan diteruskan secara baik ke depannya.
"Intinya yang sekarang kita perbaiki sekarang kan sudah kerja sama dengan Taman Safari kan sudah berjalan, tinggal monitoring aja semua sudah jalan," tambahnya.
Baca Juga: Heboh! Ibas Disebut Anak Tertua Presiden Jokowi, Reaksi Gibran Jadi Sorotan
Ia menyebutkan sosok direktur perumda TSTJ yang terpilih itu sudah diputuskan lantaran memenuhi syarat yang telah ditentukan.
"sebelumnya ada tiga kandidat yang kita pilih yang sevisi dan visioner TSTJ ga boleh seperti dulu harus profesional," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Ironi Subsidi Silang: Saat Stabilitas Negara Dibayar dengan Air Mata Rakyat Kecil
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah