Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil turun tangan pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilaporkan guru muda asal Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani.
Pihaknya akan mencarikan solusi untuk Husein dan juga merekomendasikan kepada Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata untuk menonaktifkan sementara Kepala BKSDM Pangandaran, Dani Hamdani.
"Pagi tadi saya sudah merekomendasikan agar Bupati Pangandaran menonaktifkan sementara Kepala BPSDM Pangandaran, sambil tim Inspektorat melakukan penyelidikan kasus ini secara objektif dan transparan," ujar Ridwan Kamil, Kamis (11/5/2023).
Ia juga mengatakan jika nantinya terbukti ada pungli dalam kasus yang dilaporkan Husein, pihak-pihak terkait agar diberi sanksi.
"Tapi jika nantinya tidak terbukti, agar dilakukan proses solusi yang baik untuk semua pihak," katanya.
Ridwan Kamil yang juga telah bertemu dengan Husein Ali menyayangkan jika guru muda ini harus mengundurkan diri dari ASN. Mengingat perjuangan mendapat status tersebut sangat sulit dilakukan.
Bahkan ada opsi untuk Husein Ali yang sebelumnya mengajar di jenjang SMP bisa dipindah untuk mengajar di jenjang SMA yang menjadi tupoksi Gubernur.
"Setelah mendengar kronologisnya, Pemprov akan mendampingi kasus ini untuk dicarikan solusinya yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Ridwan.
Sebelumnya, Husein Ali Rafsanjani kembali diundang oleh Kepala BKSDM dan Bupati Pangandaran meluruskan kasus dugaan pungli yang dia laporkan, Kamis (11/5/2023).
Baca Juga: Viral Guru ASN di Pangandaran Curhat Dapat Pungli Saat Latsar, Susi Pudjiastuti Ikut Beri Sorotan
Husein dalam ceritanya yang viral di media sosial, sempat mendapat intimidasi dan tekanan saat dirinya melaporkan kasus tersebut pada 2020 lalu. Hingga akhirnya memutuskan keluar dari ASN dan mengajukan surat pengunduran diri.
Meski begitu, pihak BKSDM masih menahan dirinya untuk tidak keluar dari ASN dan surat pengajuan itu tak kunjung diproses hingga 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam