Beragam kontroversi menghiasai gelaran SEA Games 2023 yang berlangsung di Kamboja.
Apalagi tak sedikit kontroversi yang terjadi selama penyelenggaraan multievent itu merugikan kontingen Indonesia.
Padahal dengan penyelenggaraan yang sudah berlangsung ke-32 kali, seharusnya SEA Games 2023 semakin membaik dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Namun bak panggang jauh dari api, sederet catatan minor tetap terekam dalam penyelenggaraan event tersebut.
Berikut ini ni 5 Kontroversi SEA Games 2023 Kamboja yang merugikan Indonesia:
1. Perunggu Balap Sepeda Indonesia Dicabut
Kontroversi SEA Games 2023 muncul saat Kamboja mengeluarkan peraturan tidak boleh sapu bersih medali.
Seperti saat Indonesia menyapu bersih medali cabor balap sepeda nomor Cross Country Olympic (XCO) putra dengan Feri Yudhoyono (emas), Zaenal Fanan (perak), dan Ihza Muhammad (perunggu).
Namun aturan tersebut membuat Ihza Muhammad yang meraih posisi ketiga harus merelakan medali perunggunya.
Baca Juga: Celetukan Isu 'Penjamin Utang' Anies yang Bikin Erwin Aksa Polisikan Romahurmuziy
Medali perunggu Indonesia dialihkan kepada wakil Kamboja, Khim Menglong yang meraih juara keempat.
2. Kamar Atlet Bulu Tangkis Indonesia Bocor
Kejadian memalukan direkam oleh tim bulu tangkis Indonesia saat menginap di kamar hotel.
Terlihat dalam rekaman video yang viral kamar tersebut bojor saat hujan, bahkan hingga membanjiri lantai.
Uniknya, kamar tersebut bocor saat Indonesia akan menghadapi tuan rumah Kamboja.
3. Atlet Kamboja Menang Tanpa Bertanding
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam