Foto muda-mudi sedang pacaran di pedestrian sekitar Lapas Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Wirogunan ramai jadi sorotan netizen.
Bahkan pacaran anak muda tersebut kelewat batas hingga berciuman mesra menyusul area tersebut banyak dilintasi banyak pengendara.
Untuk diketahui depan Lapas Wirogunan di sekitar pedestrian memang dibuat tempat untuk bersantai. Sebagian tanah di sekitar Lapas disulap untuk tempat beristirahat.
Namun pada waktu tertentu, lokasi itu justru didatangi tempat anak muda untuk berpacaran.
Hal itu membuat gerah beberapa netizen. Melansir dari akun Twitter @merapi_uncover, Selasa (16/5/2023), seorang netizen menyampaikan kegelisahannya dan berharap ada tindakan tegas karena pacara anak muda melampaui batas.
"Min maaf banget sedikit cerita sekaligus aku ini lama-lama kesal. Sering banget kejadian anak muda pacaran di depan kantor ku di depan Lapas Kelas II A Yogyakarta, ato orang nyebutnya Lapas Mbah Wiro. Mereka pacaran kaya enggak punya attitude sama sekali," tulis caption di foto yang dibagikan.
Terlihat ada dua orang laki-laki dan perempuan sedang duduk di atas bangku yang disediakan di sekitar Lapas tersebut. Meski foto tak begitu jelas, pasangan muda tersebut disebut tengah selesai berpelukan.
"Yang cium-ciuman lah, peluk-pelukan. Ini yang ke foto cuma 1 pasangan ini. Aslinya banyak banget. Waktu bulan puasa itu jam-jam ngabuburit ya ada banyak banget, mereka ciuman di bibir malah," tulis dia.
Netizen tersebut juga pernah mengusulkan agar ada CCTV di depan Lapas. Namun rasanya tidak mungkin jika sipir lapas melakukan hal itu.
Baca Juga: Bikin Sendiri di Rumah, Ini Resep Praktis Gudeg khas Jogja
"Aku juga udah request biar di depan kantor, ada CCTV. Tapi apa sipirnya penjara ikut-ikutan ngurusin begituan. Setidaknya suaraku ini bisa ditindak tegas sama warga Jogja," harap dia.
"Jujur min, risih banget liat orang-orang, apalagi yang ke situ bukan dari orang Jogja sendiri. Dan itu rata-rata ya bocil-bocil gitu. Bahkan ada driver ojol yang masih muda. Pokoknya bikin mata sepet kalau dilihat," keluh dia.
Unggahan keluhan netizen tersebut direspon berbagai komentar. Tak sedikit yang menyarankan untuk sekalian menyewa tempat lokalisasi yang ada di Pasar Kembang atau Sarkem.
"Ke sarkem aja dek," celetuk salah satu netizen.
"Di suruh langusng ke OY* aja. Mungkina mereka lebih bahagia," ungkap salah satu netizen.
"Sekalian suruh masuk (lapas) aja, biar ngerasain," ujar netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace