Penetapan status tersangka terhadap Menkominfo Johnny G Plate menimbulkan sorotan berbagai pihak. Salah satunya Natalius Pigai yang menduga ada keterkaitannya dengan pencapresan Anies Baswedan.
Diketahui seusai melakukan pemeriksaan untuk ketiga kalinya, Johnny G Plate akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek BTS SAKTI yang merugikan lebih dari Rp8 Triliun.
Penetapan tersangka terhadap Johnny G Plate itu menimbulkan beragam asumsi termasuk di antaranya adanya dugaan bahwa Johnny disebut sebagai korban intrik politik terkait pencapresan Anies Baswedan yang diusung NasDem.
Dugaan itu salah satunya diungkap oleh mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.
Ia menduga Johnny G Plate adalah korban dan mengorbankan diri demi ANies Baswedan.
"Ini wujud nyata pengorbanan politisi katolik untuk Anies Baswedan. Jika saja Johnny mau ngotot agar Anies dibatalkan jadi calon mereka maka Megawati, Jokowi dan Luhut pasti loloskan Johnny. Mereka Jahat ini analisia saya," kicaunya.
Sementara itu Ketum NasDem Surya Paloh dalam kesempatan pascapenetapan tersangka Sekjennya Johnny G Plate tak ingin berspekulasi terlampau jauh mengenai kasus itu.
Ia bersama Partai NasDem memilih bersikan menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap bahwa penetapan status tersangka terhadap Johnny G Plate murni atas tindak korupsi dan tidak ada intervensi lain di dalamnya.
"Saya tengah berkontemplasi dan berusaha untuk berpikir jernih bahwa ini tidak ada kaitan dengan bisikan-bisikan yang selama ini datang kepada saya," ungkapnya.
Baca Juga: Menkopolhukam: Saya Terus Cermati dan Kawal Kasus Johnny G Plate
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China