Pertemuan empat mata antara Gibran Rakabuming Raka dengan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Wali Kota Solo itu disebut bikin Megawati Soekarnoputri murka hingga akhirnya dia dipecat.
Diketahui akhir pekan lalu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bertemu empat mata dengan Menteri Pertahanan yang juga capres dari partai Gerindra, Prabowo Subianto di Solo.
Bersamaan dengan pertemuan itu, sejumlah relawan Gibran-Jokowi melakukan deklarasi mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2024.
Usai pertemuan itu, Gibran dipanggil DPP PDI Perjuangan, Senin (22/5/2023).
Di pertempuan tersebut Megawati Soekarnoputri murka hingga akhirnya Gibran dipecat.
Kabar itu salah satunya dibagikan channel YouTube Menembus Batas.
Benarkah?
Penjelasan
video yang diunggah channel YouTube tersebut dibuka dengan kolase foto Gibran Rakabuming Raka dan sosok Megawati Soekarnoputri.
Saat disimak lebih lanjut, video yang sudah ditonton lebih dari 3 ribu kali itu berisi narasi mengenai pertemuan Gibran dan Prabowo akhir pekan lalu di Solo yang diikuti deklarasi relawan Gibran-Jokowi yang memberi dukungan ke Menteri Pertahanan tersebut.
Video kemudian dilanjutkan dengan analisis seseorang terkait tindakan Gibran tersebut yang diduga bakal berimbas terhadap pecahnya PDI Perjuangan kubu Megawati dan Jokowi.
Hingga akhir video tidak ada penjelasan mengenai Megawati Soekarnoputri yang murka hingga berujung Gibran dipecat sebagai petugas partai.
Apalagi dikutip dari Antara usai dipanggil di DPP PDI Perjuangan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tak menyatakan adanya pemecatan.
Ia menyampaikan bahwa Megawati titip pesan kepada Gibran agar hati-hati di tahun politik ini, waspadai adanya manuver politik. Megawati juga berpesan agar membangun politik yang beradab.
Kesimpulan
Tag
Berita Terkait
-
Diminta Waspadai Adanya Manuver Politik Jelang Pilpres, Elite PDIP ke Gibran: Anda Seperti Gula yang Diserbu Semut
-
Bantah Dapat Tawaran Jadi Cawapres Prabowo, Gibran Pastikan Masih di PDIP Tak Nyebrang ke Gerindra
-
Dipanggil ke DPP Usai Polemik Bertemu Prabowo, Hasto PDIP Pastikan Gibran Hanya Diberi Nasihat Bukan Sanksi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
Ular di Warung Ibu