Universitas Sebelas Maret atau UNS Surakarta, Jawa Tengah melakukan pembinaan kepada oknum dosen pelaku dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) beberapa waktu lalu.
"Pak BW itu dosen di UNS iya, saya belum tahu kronologi seperti apa karena kan itu dilihat dari cuitan anaknya ya," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Kamis.
Ia mengatakan rencananya pihak kampus akan memanggil dosen terkait melalui fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
"Namun tentu saya serahkan sepenuhnya (kepada yang bersangkutan, red.) karena urusannya terkait KDRT, tapi prinsip bahwa masih ada masalah di rumah tangganya secara internal kami melakukan pembinaan secara internal," katanya.
Ia mengatakan prosesnya ada izin mengajukan perceraian.
Meski demikian, ia tidak mengetahui penyebabnya.
"Secara umum kalau ada dosen yang bermasalah karena misalnya mengajukan perceraian kami mengupayakan melakukan perdamaian mediasi. Jadi kami memediatori, mengundang biasanya mengundang satu dulu lalu, istrinya kalau memungkinkan dipertemukan bisa rujuk kembali," katanya.
Sebelumnya, seorang warganet menceritakan tindakan KDRT dilakukan oleh ayahnya yang merupakan dosen di UNS kepada ibunya.
Bahkan, ia menceritakan kejadian kekerasan tersebut dengan cukup detail. Ia juga sempat menautkan cuitannya ke akun Twitter Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, saat ini cuitannya telah dihapus oleh yang bersangkutan.
Baca Juga: Kasus KDRT Ibu Rumah Tangga di Depok dapat Atensi Menkopolhukam, Penahanan Korban Ditangguhkan
Terkait dengan hal itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan penulis sempat membuat laporan ke kepolisian namun saat ini laporannya sudah dicabut.
"Laporannya ke polisi sudah dicabut. Saya tidak tahu maksudnya apa, saya tidak ikut-ikutan masalah keluarga, tapi nanti kalau ada apa-apa kami akan tetap mendampingi," katanya.
Ia juga meminta jika kekerasan benar terjadi agar langsung melaporkan ke kepolisian.
"Iya melapor saja biar ditindaklanjuti. Kalau pendampingan dari dinas pasti ada," katanya.
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Bacaan Dzikir di Hari Tasyrik yang Dianjurkan Rasulullah, Pahalanya Besar dan Sangat Dicintai Allah