PSIS Semarang bisa dikatakan gagal total dalam mengarungi BRI Liga 1 2022/2023.
Menargetkan finish lima besar hingga masuk zona Asia, tim Laskar Mahesa Jenar justru finish di posisi ke-13.
Meski demikian, pelatih Gilbert Agius memastikan sudah menyiapkan konsep yang berbeda untuk PSIS Semarang menghadapi BRI Liga 1 2023/2024 mendatang.
Gilbert Agius masih memiliki waktu sekitar sebulan lagi untuk mematangkan ide baru yang dimilikinya sebelum kompetisi diputar pada 1 Juli mendatang.
Gilbert Agius sendiri sudah kembali memimpin latihan Mahesa Jenar. PSIS sudah mengawali masa persiapan dengan para pemain lokal, termasuk rekrutan baru musim ini seperti Rifky Suryawan.
Untuk sementara memang para pemain asing belum bergabung. Untuk pemain asing ini, rencananya rekrutan baru bakal merapat dalam beberapa hari kedepan.
Sedangkan untuk pemain asing musim lalu yang dipertahankan, diberi kesempatan bergabung hingga pekan pertama Juni. Adapun pemain asing musim lalu yang dipertahankan adalah Taisei Marukawa, Carlos Fortes juga Vitinho.
"Saya sangat senang dengan para pemain. Kami mencoba di beberapa sesi untuk mengenalkan ide-ide baru. Para pemain sangat berkomitmen, saya berharap musim depan akan lebih berkembang dari musim lalu dan kami selalu mencoba lebih baik dan semakin baik lagi," kata Gilbert Agius dilansir dari laman PT LIB, Sabtu (27/5/2023).
Dengan waktu cukup panjang yang dimilikinya sebagai persiapan musim baru, Gilbert Agius memang memiliki kesempatan untuk lebih menuangkan ide barunya tersebut.
Baca Juga: Ryo Matsumura Pilih Nomor Punggung 7 di Persija, Hanya 2 Pemain yang Sukses, 3 Lainnya Gagal Total
Ini tentu berbeda dibanding saat dia masuk ke PSIS pada 15 Februari 2023 lalu atau saat kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 sudah memasuki putaran kedua.
Dengan pengalamannya yang sempat juga menangani timnas Malta, sepak bola dengan karakter Eropa tentu dapat lebih bisa diterapkannya pada Septian David Maulana dkk.
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini juga optimistis dengan tim yang dibangunnya untuk musim 2023/2024. PSIS Semarang pada musim lalu harus puas finis di peringkat ke-13 dari 18 kontestan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
Ada Merlion Hingga Alat Santet, Ini Sensasi Menyusuri Lorong Waktu di Art Center Purworejo
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Daftar Mobil Listrik Paling Diminati di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru di Indonesia
-
Viral Isi Chat Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anak Jadi Korban
-
Street Style Goals, Intip 4 Ide Daily Outfit ala Han So Hee yang Edgy Abis!
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
ENHYPEN Umumkan Tur Dunia BLOOD SAGA, Siap Guncang Amerika Sampai Eropa!