Sedikitnya 10 orang tewas dan lebih dari 40 orang lainnya cedera ketika sebuah bus yang sedang melaju tergelincir dan masuk ke jurang di wilayah Jamu, Kashmir India.
Bus tersebut sedang dalam perjalanan menuju kuil gua Hindu di daerah Katra Jammu ketika insiden terjadi di dekat daerah Jajjar Kotli.
Kepala sekretaris setempat Arun Kumar Mehta mendatangi para korban luka yang dirawat di rumah sakit Jammu Medical College.
"Operasi penyelamatan hampir selesai. Tim dari Pasukan Penanggulangan Bencana Negara juga berada di lokasi kejadian," ungkap polisi senior Chandan Kohli kepada awak media.
Sepanjang 2022, sudah 805 orang tewas dan 8.372 orang lainnya terluka pada 6.092 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Jammu dan Kashmir, demikian menurut data kepolisian lalu lintas selama 10 tahun sejak 2010-2022 yang dirilis pada Maret.
Selama empat bulan pertama 2023, sebanyak 254 orang tewas dan lebih dari 2.300 orang lainnya terluka dalam 1812 kecelakaan, yang kebanyakan terjadi di wilayah Jammu, mengutip data tersebut.
Jamu menyumbang jumlah kematian (551) dan korban cedera (6,585) tertinggi selama periode 2018-2022. Sebagai perbandingan, Srinagar, melaporkan 229 kematian dan 1.776 korban luka akibat kecelakaan pada periode yang sama.
Tingginya angka kecelakaan di Jammu disebabkan kondisi jalan yang buruk, mengemudi dalam kondisi mabuk dan ugal-ugalan serta kelebihan muatan.
Baca Juga: Viral Jauh-jauh dari India Pria Ini Ditolak Kekasihnya di Sulsel, Kisahnya Banjir Dukungan Publik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'