Sevilla berhasil menjadi juara Liga Europa 2022/23 setelah memenangkan adu penalti dengan skor 4-1 melawan AS Roma yang digelar di Puskas Arena, Budapest pada dini hari Kamis WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.
AS Roma berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Paulo Dybala sebelum Sevilla menyamakan skor dengan gol bunuh diri Gianluca Mancini. Skor tetap 1-1 hingga waktu normal berakhir, sehingga pemenangnya ditentukan melalui adu penalti.
Empat pemain eksekutor Sevilla berhasil menjalankan tugas mereka dengan baik, sedangkan penendang kedua dan ketiga AS Roma gagal mencetak gol sehingga klub asal Spanyol itu berhasil meraih gelar Liga Europa ketujuh mereka, seperti yang tercatat di laman resmi UEFA.
Sevilla langsung menguasai bola sejak awal pertandingan, tetapi AS Roma mengancam terlebih dahulu.
Paulo Dybala mengirimkan bola ke Zeki Celik di sisi kanan, yang kemudian memberikan umpan tarik. Leonardo Spinazzola menyambar bola tersebut, tetapi masih bisa diselamatkan oleh kiper Sevilla, Yassine Bounou.
Setelah itu, Roma mulai menyerang, sedangkan Sevilla bermain lebih rapat dalam upaya untuk menggagalkan serangan dari tim lawan.
Namun, Roma berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-34. Bryan Cristante memenangkan duel di tengah lapangan, bola dikendalikan oleh Gianluca Mancini yang kemudian memberikan umpan kepada Paulo Dybala. Penyerang Argentina tersebut melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang. Skor menjadi 1-0.
Ketinggalan membuat Sevilla bermain lebih menyerang dan menciptakan beberapa peluang, termasuk usaha Youssouf En-Nesyri pada menit ke-39 yang masih bisa ditangkap oleh kiper Roma, Rui Patricio. Peluang lain bagi Sevilla muncul empat menit kemudian, dengan sundulan Fernando yang masih melambung tinggi dari gawang Patricio dalam posisi bebas.
Pellegrini meminta penalti pada menit ke-45 setelah mendapatkan bola dari tusukan Dybala. Namun, ia justru diberikan kartu kuning karena dianggap melakukan diving.
Sevilla hampir menyamakan skor menjelang akhir babak pertama. Jika saja sepakan keras Ivan Rakitic ke depan kotak penalti tidak mengenai tiang gawang.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Sevilla meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua dan berusaha untuk menyamakan kedudukan.
Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-55, dengan umpan silang Jesus Navas yang tidak sempurna diantisipasi oleh Mancini sehingga bola masuk ke dalam gawang sendiri. Skor menjadi 1-1.
Memasuki 10 menit terakhir, tempo pertandingan kembali memanas.
Wasit memberikan penalti untuk Sevilla pada menit ke-76 setelah Ocampos dijatuhkan oleh Ibanez. Namun wasit mengubah keputusannya setelah melihat tayangan ulang VAR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital