Arema FC dipastikan tak akan menggunakan jasa kiper asing untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2023/2024.
Sebelumnya, tim Singo Edan ditinggal penjaga gawang andalan mereka musim lalu, Adilson Maringa yang memilih hijrah ke tim BRI Liga 1 lainnya, Bali United FC.
Keputusan tidak menggunakan jasa kiper asing karena tim pelatih Arema FC ingin memaksimalkan tenaga pemain asing di posisi lain.
Manajer tim Wiebie Dwi Ariyas mengatakan bahwa kepergian Adilson Maringa ke Bali United berdasarkan permintaan sang pemain sendiri.
"Sebetulnya Maringa (Adilson) minta sendiri untuk gabung Bali United," kata Wiebie dilansir dari laman resmi PT LIB, Minggu (4/6/2023).
Pernyataannya menepis rumor yang menyebut penjaga gawang asal Brasil didepak dari tim karena tidak cocok dengan gaya kepelatihan di Arema FC saat ini.
Tim berjuluk Singo Edan telah memiliki dua kiper yakni Teguh Amiruddin dan Dicki Agung yang didatangkan dari klub Liga 2, Deltras Sidoarjo.
Selain itu saat ini juga ada eks penjaga gawang Persija Jakarta, Adixi Lenzivio yang ikut berlatih bersama Arema FC meski statusnya masih belum dipastikan.
Tetapi Wiebie Dwi Andriyas mengisyaratkan dalam waktu dekat, Arema FC akan mendatangkan penjaga gawang lokal untuk memenuhi komposisi di sektor penjaga gawang musim depan.
Baca Juga: Lengkap, 6 Pemain Asing Borneo FC di Liga 1 2023/2024
Sementara soal nasib Adixi Lenzivio bersama Arema FC, dia menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih.
"Adixi, keputusan ada di pelatih mungkin kurang satu lagi untuk penjaga gawang. Dari akademi tapi masih dipantau pelatih," jelas manajer Arema FC tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK
-
Drama China yang Bikin Susah Skip Episode: Speed and Love
-
Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Jejak Intelektual Buya Hamka: Menenun Pesan Persatuan Di Lembah Sungai Nil
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu