Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari mengaku sempat mendapatkan hal tak mengenakkan kala menggeluti dunia sepak bola.
Pasalnya, tak sedikit diremehkan warganet lantaran memiliki postur tubuh lebih pendek dibanding dua kiper lainnya.
Ditilik dari situs transfermarkt, tinggi Ernando Ari memang hanya 178 sentimeter. Sedangkan dua rekan lainnya, seperti Syahrul Trisna memiliki postur 180 sentimeter dan Reza Arya juga memiliki tinggi 188 sentimeter.
Meski demikian, dirinya mengaku tidak peduli ketika orang lain meremehkan soal postur tubuhnya yang lebih mungil dibandingkan para pemain lain.
Justru dirinya mengaku lebih pede alias percaya diri saat menangkap bola yang dilambungkan dari atas.
"Kalau orang ngeremehin saya kayak postur-postur gitu, malah saya kalau main lebih pede bola atas," ungkap Ernando Ari, saat berbincang di kanal YouTube KR TV, Minggu (4/6/2023).
Padahal, Ernando Ari merupakan kiper yang selalu mendapat panggilan dari Shin Tae-yong. Termasuk untuk mengarungi laga FIFA Match Day melawan Argentina pada 19 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Terbaru, dia juga turut membawa Timnas Indonesia membawa Timnas U-22 meraih medali emas SEA Games 2023.
Dengan penuh percaya diri, Nando bahkan telah memprediksi skuad Garuda bakal unggul 1-0 saat berhadapan dengan skuad Albicieste tersebut.
“Yakin sih pasti bisa ngalahin (Argentina) 1-0,” ujar Nando.
Salah satu faktor yang membuat Nando yakin bisa membuat Argentina keok adalah adanya peran yang bakal dimainkan Pratama Arhan.
Menurutnya, lemparan ke dalam Pratama Arhan pasti bakal dimaksimalkan Shin Tae-yong untuk menjebol gawang Argentina yang nanti dijaga si tengil Martinez.
Apalagi, lemparan dalam Pratama Arhan memang dikenal ampuh. Sejumlah gol Timnas Indonesia banyak dicetak melalui skema lemparan ke dalam Pratama Arhan. Hal ini pun sudah terbukti saat memperkuat Tim Merah Putih menjadi juara SEA Games 2023 di Kamboja beberapa waktu lalu.
Karena itu, Nando yakin lemparan dalam yang nanti disuguhkan Pratama Arhan bisa membuat Leonel Messi CS kaget bukan kepalang.
Selain mengandalkan Pratama Arhan, ia yakin Shin Tae-yong bakal memaksimalkan pemain naturalisasi berdarah Eropa yang tingginya sama dengan para pemain Argentina seperti Elkan Baggot, Jordi Amat, Sandy Walsh, Ivan Jenner, maupun beberapa pemain lokal seperti Rizky Ridho.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan