Rencana Wali Kota Eri Cahyadi menyambut baik laga FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Palestina digelar di Surabaya mendapat kecaman publik.
Publik menyebut rencana itu tidak perlu dilakukan. Agar skuad Garuda bisa fokus menyiapkan pertandingan penting tersebut.
Hal itu diungkapkan netizen di media sosial Instagram @pssi.
"Ngapain di arak” !! TOLONG Timnas Fokus Latihan Saja , Kalau Mau di arak Nanti Pas Juara Dunia , Diarak Keliling Indonesia Sekalian kami Akan Kawal," tulis @abang_amazin dikutip pada Rabu (7/6/2023).
Publik pun langsung merespon dan mendukung usulan netizen tersebut.
"@abang_amazing biasa pencitraan bro. Tahun politik mah. Padahal bisa selesai fifa match day kalau mau gitu mah," tulis netizen.
"@abang_amazing red bull berulah lagi gini amat cari panggung buat 2024," tulis netizen.
"@abang_amazing Ya makanya jng mau ikut ramaikan . klo sepi juga gk ada yg nonton malu sendiri cari politik biasa," tulis netizen.
Diketahui Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal mengarak keliling para pemain Timnas di Kota Pahlawan.
Baca Juga: Liga Arab Makin Gemerlap! Benzema dan N'Golo Kante Susul Ronaldo, Alexis Sanchez Segera Gabung
"Hari ini Kota Surabaya dipercaya lagi untuk menjalankan FIFA Matchday Indonesia melawan Palestina. Ini adalah pembuktian bahwa Surabaya akan mendukung kemerdekaan Palestina, seperti apa yang disampaikan Ketua PSSI," kata Eri saat mendampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (6/6/2023).
Berita Terkait
-
Erick Thohir Beri Ultimatum Kepada Klub yang Belum Mengirimkan Pemainnya ke Timnas Indonesia, Sanksi Berat Bisa Diterima
-
Menohok! Pemain Argentina Bantah Tudingan Malaysia Soal Laga vs Timnas Indonesia Cuma Ajang Cari Popularitas
-
SEA Games Sudah Lewat, Timnas Indonesia U-22 Masih Diarak-arak, Warganet Bingung: Buat Apa?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Maryamah Karpov: Penutup Epik Perjalanan Ikal dari Laskar Pelangi
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
Warga Bali Bakar Sampah Terancam Pidana, Bagaimana Cara Olah Sampah yang Benar?
-
Dikira Korban Kecelakaan, Warga Baradatu Kaget Pria yang Ditolongnya Ternyata Pencuri Motor
-
Bertahan Hidup dengan Jualan di Jalan, Intip Kondisi Kontrakan Sederhana Pak Tarno
-
Kerja Full Time, Hidup Part Time: Fakta Pahit di Balik Gaji UMR
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Bagaimana agar Muka Tidak Cepat Tua? Lakukan 5 Kebiasaan Ini