- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, membantah kabar dirinya terjaring operasi tangkap tangan di Jakarta, Senin (25/5/2026).
- Sony Sanjaya hadir di Mabes Polri guna berkoordinasi terkait kasus dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi tersebut.
- Kepala BGN, Kejagung, dan KPK menegaskan bahwa isu penangkapan terhadap Sony Sanjaya adalah informasi hoaks yang tidak benar.
Suara.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya membantah kabar tentang dirinya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Bantahan tersebut disampaikan Sony saat di Mabes Polri usai berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri terkait kasus dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Saya responsnya hari ini, ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” kata Sony merespon pertanyaan awak media di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Sebelumnya, beredar kabar Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh aparat penegak hukum.
Isu tersebut beredar luas di WhatsApp pada Kamis (21/5/2026) malam.
Meski demikian, Kepala BGN Dadan Hindayana telah membantah isu tersebut. Dia memastikan informasi yang beredar adalah hoaks, karena seluruh jajaranya masih bertugas seperti biasa.
“Hoaks, 100 persen salah,” kata Dadan.
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna juga membantah adanya kabar OTT Wakil Kepala BGN yang sempat ramai.
“Gak ada,” kata Anang.
Baca Juga: BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
Hal serupa juga disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sampai saat ini tidak ada pemberitahuan penanganan kasus korupsi terkait isu OTT yang sempat diisukan menyasar Wakil Kepala BGN.
Berita Terkait
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
-
IDAI Peringatkan BGN terkait Risiko Susu Formula di Program MBG
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG
-
Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi
-
Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!
-
Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras
-
Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim
-
Menyesal Pernah Jadi Wamenaker, Noel Ebenezer: Pedih Sekali Saya Dapat Jabatan Ini
-
Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3