Keretakan rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne, tak kunjung menemui titik terang. Bahkan nama Amanda Manopo semakin terseret akibat perseteruan yang terjadi.
Meski demikian, kakak kandung Amanda Manopo, Angelica Manopo yakin bahwa adiknya tidak akan mengecewakan keluarganya. Ia ak memungkiri sebagai seorang public figure memiliki risiko besar seperti yang dialami adiknya hari ini.
Tudingan Amanda Monopo sebagai orang ketiga di dalam rumah tangga Arya dan Putri Anne terjadi sejak lama. Hal itu berawal dari Amanda dan Arya Saloka terlibat dalam sinetron.
Keduanya kerap menampilkan kemesraan yang merupakan peran keduanya sebagai kekasih. Hal itu sampai membawa ke kehidupan nyata, di mana beberapa video menciduk keduanya mengumbar kemesraan.
Menanggapi soal tudingan Amanda Manopo yang membuat rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne retak, membuat Angelica Manopo angkat bicara.
Ia menanggapi hal tersebut saat ditanya oleh netizen ketika membuat live TikTok.
"Aku mengatakan dari awal dulu, apapun yang keluar dari mulut aku malah jadi boomerang buat keluargaku dan aku sendiri. Manda pun aku tahu enggak gampang untuk menjadi seorang public figure dan ada di posisi kayak gini," ujar Angelica dikutip dari unggahan video @adistyachandr****, Rabu (7/6/2023).
Artis dan public figure dianggap kerap mendapat pujian bahkan tudingan miring apapun. Bahkan jika itu negatif, akan menjadi bulan-bulanan publik. Hal itu merupakan risiko.
"Jadi memang akan banyak banget dapat omongan A B C D. Public Figure emang enggak pernah lepas dari berita-berita seperti itu," ujar Angelica.
Baca Juga: Cengengesan Saat Ditanya Soal Amanda Manopo, Arya Saloka Banjir Hujatan dari Warganet
Meski adiknya sudah menjadi sorotan atas retaknya rumah tangga orang, Angelica percaya bahwa adiknya tidak bakal mengecewakan keluarga.
"Jadi ya udah, yang tahu kehidupan dia kan pasti keluarganya dia, jadi ya udah lah. Aku tahu adik aku seperti apa, sayangnya sama keluarga, gimana juga enggak mungkin bikin kita kecewa," jelasnya.
Seperti diketahui, Putri Anne sudah tak lagi mengunggah kebersamaannya dengan suami. Bahkan komunikasi sejauh ini tak pernah berjalan lancar.
Putri Anne pun diduga sudah tak lagi ingin berurusan dengan Arya Saloka, bahkan ia disebut telah berpindah agama setelah melepas hijab. Meski begitu belum ada klarifikasi dari mereka.
Bahkan Arya Saloka dan Amanda Manopo disebut lebih menikmati goisp yang menimpa mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus