Partai Amanat Nasional (PAN) memilih Erick Thohir untuk maju sebagai cawapres di Pilpres 2024 nanti. Bukan tanpa alasan, banyak hal yang memenuhi kriteria sebagai pemimpin yang akan berdampak positif di kemudian hari.
Politisi senior PAN, Dradjad Wibowo menyebutkan ada sejumlah pertimbangan yang memutuskan partai berlambang matahari itu memberi dukungan ke Menteri BUMN meski bukan kadernya.
"Alasan pertama, Erick Thohir ini tokoh nasional yang tergolong lengkap portofolio pengalamannya. Dia pengusaha, lalu poltikus, media, olahrag juga, perekonomian dan juga pejabat negara," kata Dradjad, Rabu (7/6/2023).
Di sisi lain, Erick Thohir juga pernah dipercaya menjadi koordinator timses untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan ia memiliki perusahaan bahkan pernah mengakuisisi klub bola di Italia.
"Bukan kaleng-kaleng, semuanya papan atas," ungkapnya.
"Jarang ada tokoh nasional dengan portofolio selengkap Erick Thohir. Mereka yang pernah menjadi pemimpin, entah menjadi manajer atau direksi pasti paham beratnya memimpin perusahaan," kata Dradjad.
Terkait bidang politik yang dinilai sejumlah pengamat memiliki kelemahan, Erick diakui Dradjad berhasil menunjukkan tajinya.
"Bahkan ia yang dianggap memiliki titik lemah di politik, dia berhasil sebagai ketua tim kampanye Pak Jokowi. Bahkan untuk olahraga, dia berhasil meraih medali emas sepakbola di SEA Games yang sudah 32 tahun tak pernah diraih," ujar dia.
PAN juga memiliki kedekatan dengan Ketum PSSI ini. Sejumlah kegiatan dari partai tersebut kerap didatangi Erick Thohir. Kedekatan itu yang juga mendorong PAN untuk mengusung Erick menjadi pendamping capres yang akan maju di Pemilu 2024.
Nama Prabowo Subianto, paling kuat dikaitkan untuk bersinergi dengan Erick Thohir. Hal itu menyusul dengan pertemuan PAN dan Gerindra beberapa waktu lalu yang membahas nama Erick di Pemilu tahun depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus