Pengamat politik Adi Prayitno mewanti-wanti upaya Anies Baswedan mendekati Khofifah Indar Parawansa untuk merangkul kekuatan dari kalangan Nahdlatul Ulama di Jawa Timur hanya berbuah mitos.
Lewat pernyataan yang disampaikan di channel YouTube Akbar Faizal Uncensored, akademisi UIN Jakarta tersebut mendedahkan fakta bahwa munculnya nama Khofifah Indar Parawansa lantaran kesadaran Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung capres Anies Baswedan masih memiliki lubang di Jawa Timur yang identik dengan suara NU.
"Cukup rasional NasDem dan Anies berupaya mengakumulasi kekuatan dari NU di Jawa Timur tapi agak ga logis kalau di situ ada PKS, ini jarak politiknya bukan soal air dan minyak, tapi ini sudah prinsip, kita tau persis pertarungan di bawah yang suka membid'ah ibadah NU ini adalah PKS, kemudian kelompok yang dianggap intoleran terafiliasi dengan PKS," ungkapnya seperti dikutip Senin (12/6/2023).
"Ini rumit untuk mempertemukan secara kultural," lanjutnya.
Ia pun mengingatkan bisa jadi upaya Anies Baswedan untuk meraup suara NU di Jatim dengan menggandeng Khofifah Indar Parawansa hanya berbuah mitos mengingat fakta di lapangan yang bertentangan dengan sikap politik kubu KPP.
"Kalau Khofifah ini jangan-jangan mitos kuat di Jatim, inget lho dua kali pilkada dia kan gagal, jangan-jangan karena bonus dekat dengan kekuasaan lalu jadi mensos, kemudian terpilih sebagai gubernur untuk ketiga kalinya. Jangan-jangan bu Khofifah kuat di 2024 itu mitos, karena kecenderungan NU tidak tertarik ke Anies ini realistis sesuai data," tegasnya.
Menurutnya Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY merupakan sosok yang lebih realitistis sebagai cawapres Anies Baswedan. Hal itu mengingat secara mesin partai dan elektabilitas AHY punya syarat yang diperlukan.
"AHY ini memiliki elektabilitas di atas rata-rata. Dan jangan lupa dengan Demokrat koalisi Anies ini bisa memenuhi ambang batas presiden 20 persen, ini tidak bisa dinafikkan kan," tambah Direktur Eksekutif Parameter Politik tersebut.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Soal Slogan Perubahan, PKS Yakinkan Anies Baswedan Bakal Lanjutkan Program Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring