PSIM Yogyakarta resmi menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih baru menghadapi kompetisi Liga 2 2023/2024.
Sosok yang akrab disapa coach Nduk itu jadi pelatih asal Solo pertama yang menangani tim Laskar Mataram.
Kas Hartadi menggantikan posisi Erwan Hendarwanto yang kontraknya tak diperpanjang.
"WELCOME KAS HARTADI. Perjuangan dimulai sekarang! Selamat bertugas coach Kas Hartadi untuk membawa penggawa Laskar Mataram meraih mimpi kita bersama!," tulis PSIM di akun Twitter resmi klub.
Sosok Kas Hartadi sudah malang melintang di persepakbolaan Indonesia. Sriwijaya FC, Persik Kediri, Kalteng Putra, Persikabo Bogor, hingga Dewa United pernah memakai jasa pelatih kelahiran Solo, Jawa Tengah itu.
Dengan pengalaman yang dimiliki, Kas Hartadi diharapkan bisa membawa PSIM melambung tinggi dan mendongkrak prestasi Laskar Mataram.
Kas Hartadi ada mantan pesepakbola nasional dan pelatih kawakan Indonesia yang lahir di kota Surakarta pada 6 Desember 1970.
Nama Kas Hartadi sendiri tidak asing di telinga pecinta sepak bola nasional karena sejak usianya 19 tahun, Kas Hartadi sudah bermain di Galatama bersama Krama Yudha Berlian.
Kariernya saat bermain terbilang moncer. Kas Hartadi pun sempat membela Timnas Indonesia dan menjadi bagian tim yang meraih medali emas SEA Games 1991.
Baca Juga: Jelang Hadapi Liga 2, Nusantara United Awali dengan Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini
Setelah pensiun, Kas Hartadi langsung terjun ke dunia kepelatihan. Ia memulai kariernya sebagai pelatih dengan menukangi Sriwijaya FC U-21 dari 2008 hingga 2011.
Punya kiprah apik di tim muda, Kas Hartadi ditunjuk menjadi pelatih kepala tim utama Sriwijaya pada 2011. Di musim perdananya, Kas Hartadi sukses membawa Laskar Wong Kito juara ISL.
Setelah itu, Kas Hartadi lebih sering menukangi banyak tim di Liga Indonesia. Ia sempat menjadi juru taktik Persikabo Bogor 2013-2014, Persik Kediri 2016, Kalteng Putra 2017-2018, Sriwijaya FC 2019, dan terakhir adalah Dewa United 2021.
Sempat ditunjuk menjadi Direktur Teknik Dewa United, Kas Hartadi menerima tawaran PSIM Yogyakarta untuk menjadi pelatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif