Kompetisi di Indonesia bakal terus dibenahi. Termasuk pengurus di PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang dirombak total.
Dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB yang digelar beberapa hari menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 2023/2024 menetapkan dua mantan menteri Republik Indonesia menjadi petinggi.
Digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, RUPS PT LIB 2023 yang dihadiri perwakilan klub-klub Liga 1 itu menghasilkan struktur baru dalam kepengurusan PT LIB.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Zainudin Amali dan mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, masing-masing menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen.
Selain dua nama itu, RUPS PT LIB 2023 juga menunjuk Asep Saputra sebagai Direktur Operasional dan juga Sadikin Aksa perwakilan klub PSM Makassar sebagai Anggota Komisaris.
Empat nama baru itu menggantikan nama-nama yang sebelumnya menjadi petinggi PT LIB seperti Sudjarno (Direktur Operasional), Juni Racham (Komisaris Utama), Yabes Tanuri (Anggota Komisaris), Ponaryo Astaman (Anggota Komisaris), Ardian Satyanegara (Anggota Komisaris), dan Roofi Ardian (Anggota Komisaris).
“Direksi bukan wajah baru, tapi sudah sangat gandrung di sepak bola. Misalnya, Asep Saputra Direktur Operasional,” kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus seusai RUPS.
“Saya menambahkan, bagaimana transformasi yang kaitannya dengan dua mantan menteri, yaitu Zainudin Amali sebagai perwakilan PSSI sekaligus mantan Menpora serta Muhammad Lutfi, mantan Menteri Perdagangan menjadi Komisaris Independen. Dan perwakilan dari juara Liga 1 musim 2022-2023 Sadikin Aksa,” tambahnya.
“Perubahan direksi dan komisaris adalah hal biasa dalam korporasi. Tapi yang jauh lebih penting adalah cita-cita kita bersama akan terealisasi dalam waktu yang terus bergulir. Beberapa program kita sesuai dengan cita-cita sepak bola Indonesia,” imbuhnya.
Baca Juga: Cerita Jansen Demokrat Tak Sadar Ponselnya Dicuri Usai Nonton Bola di GBK
Adapun, jabatan yang tidak berubah sejak RUPS November 2022 adalah Ferry Paulus sebagai Direktur Utama (Dirut) Sementara PT LIB dan Munafri Arifuddin sebagai Direktur PT LIB.
Sempat enggan meneruskan jabatan Dirut PT LIB, namun para peserta RUPS setuju untuk kembali menunjuk Ferry menjadi Dirut PT LIB karena pria 59 tahun itu telah bekerja apik selama menjabat enam bulan sejak menggantikan Akhmad Hadian Lukita yang saat itu ditetapkan sebagai tersangka Tragedi Kanjuruhan.
“Di direksi, Dirut Ferry Paulus. Meski tadi tidak mau lagi, tapi tetap bersedia karena menurut peserta rapat, apa yang dilakukan Ferry Paulus dalam beberapa waktu terakhir sangat bagus. Bawa perubahan-perubahan signifikan terhadap LIB. Karena itu, kami akan maksa beliau supaya mau lagi untuk menjadi direktur utama,” kata Zainudin Amali.
Sedangkan terkait jabatannya di LIB, pria 61 tahun itu mengatakan hal ini dilakukan agar roadmap sepak bola yang sudah dirancang PSSI tetap berjalan sesuai rencana.
“Kita mau supaya program di liga ini terkoneksi secara langsung dan tidak putus dengan roadmap sepak bola nasional. Itu perlu ada jembatan,” ucap Amali.
Lebih lanjut, ia pun berharap jajaran petinggi baru PT LIB dapat membawa kompetisi sepak bola Indonesia berjalan baik yang nantinya dapat menghasilkan pesepak bola berkualitas untuk meningkatkan prestasi tim nasional Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026