Sejak berita perselingkuhannya dengan Rendy Kjaernett Syahnaz masih bungkam hingga saat ini. Bahkan, mereka justru kompak menutup kolom komentar Instagramnya.
Lantaran hal itu, warganet justru berspekulasi bahwa bungkam merupakan trik yang biasa digunakan oleh kakaknya, Raffi Ahmad dalam menyikapi isu-isu miring terkait rumah tangganya.
Tak sedikit netizen pun lantas menduga bahwa hal ini memang dilakukan Raffi Ahmad untuk mendinginkan berita miring yang saat ini sedang beredar mengenai perselingkuhan adiknya tersebut.
Hal itu bermula dari unggahan Instagram seorang peramal, @umar_kudus. Ia menuturkan bahwa dirinya pernah mengirimkan pesan kepada Syahnaz mengenai hubungannya.
“Saya pernah DM cewek selingkuhannya ini tapi saya malas naikin di story. Kenapa? Ogah saja,” tulis @umar_kudus, dikutip dari unggahan @lambe_danu.
“Daripada urus perselingkuhan yang dimana nantinya kakaknya turun gunung terus semua berita dianyepin dan didamaikan lewat pintu ajaib, lebih baik gw masak dan sahur untuk puasa dzulhiah,” lanjutnya.
Sontak saja unggahan tersebut dibanjiri komentar oleh warganet. Mereka pun menduga hal yang sama terkait sikap Syahnaz dan Raffi Ahmad.
“Jangan2 beritanya si bapak harimau itu anyep karena ada campur tangan si mamad jg,” tulis @mommy_oftwokids.
“Sekeluarga problematik semua, miris, daaan mama amy ttp santuuy donk saat anak2nya bermasalah,” timpal @azze.liakur2000.
Baca Juga: Billy Syahputra Ungkap Kelakuan Syahnaz Sadiqah, Ternyata Sudah Sejak Dulu
“Kayaknya emang media tuh hormat sih sama aa apih, soalnya di sisi lain ya emang dia baek si ke orang2, kek mensejahterakan karyawannya, ramah,” ujar @theresia_901.
“Kayaknya yg ini gak bakal bisa anyep deh, ga kaya jaman kakaknya dulu bisa hilang sketika, kakya hilang yah karena si bini kaga speak up,” timpal @fadhelmz6.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026