Kabar duka kembali mendatangi dunia sepak bola internasional.
Selepas laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (14/6/2023) malam, sepak bola Palestina dirundung duka.
Salah satu pemain asal negara itu, Omar Abu Qatin tewas ditembak imigran Israel di depan rumahnya.
Menurut pernyataan FA Palestina dan dilansir media Malaysia, Semuanya Bola, Selasa (27/6/2023), Omar meregang nyawa usai ditembak di bagian dada, 21 Juni lalu atau sepekan setelah laga Timnas Indonesia vs Palestina.
“Omar ditembak mati di bagian dada saat berada di rumahnya yang terletak di dekat Tarmasia, sebelah utara Ramallah," tuis keterangan itu.
"Situasi ini terjadi setelah imigran Israel menyerang desa dengan membakar belasan rumah dan menyerang orang," kata FA Palestina.
Omar adalah pemain klub Turmus Ayya yang merupakan bagian dari tim divisi tiga Palestina.
Sementara itu, Turmus Ayya merupakan klub kampung halaman pemain berusia 25 tahun tersebut.
FA Palestina juga menegaskan bahwa Israel saat ini aktif menyerang atlet dan olahragawan negara tersebut.
Baca Juga: FIFA Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Raja Sapta Puji Erick Thohir
Mereka menuntut agar surat-surat investigasi dibuka untuk mendapatkan keadilan atas kematian pemain sepak bola Palestina akibat kejahatan Israel.
FA Palestina ingin Dewan Olimpiade Internasional (IOC) mendapatkan keadilan penuh bagi sang pemain agar insiden serupa tidak terjadi lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga