Saddil Ramdani ramai menjadi pembicaraan publik usai berseteru dengan warganet di media sosial.
Terbaru, pemain Sabah FC itu dikabarkan pindah kewarganegaraan dan memperkuat Malaysia. Narasi itu dibagikan oleh kanal YouTube Bola Gila yang diunggah pada Sabtu (1/7/2023).
Tertulis pada thumbnail video, "Diluar dugaan... Saddil.R Dinaturalisasi Malaysia. Pantas disebut penghianat, SAddil Ramdani pindah kewarganegaraan Malaysia".
Kabar tersebut tentu sangat mengehohkan, sebab, Saddil Ramdani juga telah memperkuat Timnas Indonesia di level senior.
Lantas apakah benar mantan pemain Bhayangkara FC itu pindah kewarganegaraan? Simak penjelasannya berikut ini?
Penjelasan
Setelah dilihat video tersebut, sang narator awalnya membacakan pernhyataan kontroversial Saddil yang membalas komentar netizen Indonesia. Hingga Coach Justin dan Bung Ropan memberikan imbauan dan wejangan untuk menahan diri agar tidak melebar.
Dalam konten tersebut juga ditampilkan cuplikan ujaran Saddil dan tanggapan dari Coach Justin serta Bung Ropan. Termasuk komentar netizen yang menyebut peforma Saddil di Timnas Indonesia dengan di Sabah FC berbeda jauh.
Narator kemudian menginformasikan bahwa Saddil telah pindah kewarganegaraan. Pemain 24 tahun tersebut dinaturalisasi menjadi warga Malaysia.
Baca Juga: Purnawirawan TNI hingga Produser YouTube Hadir Jadi Saksi dalam Sidang Haris-Fatia Hari Ini
Masih menurut narator, isu tersebut lantas ramai dibicarakan, hingga pelatih Shin Tae-yong mem-blacklist Saddil Ramdani.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran bandung.suara.com, informasi tersebut tidak bisa dipastikan kebenarannya. Sebab, tidak ada informasi lebih lanjut yang menyebutkan bahwa Saddil Ramdani pindah kewarganegaraan, hingga memperkuat Timnas Malaysia.
Narator dalam vide tersebut hanya membacakan pendapat dan saran dari publik. Tanpa disertai informasi yang resmi dari pihak terkait.
Tidak ada juga berita yang menyebutakan Shin Tae Yong mem-blacklist Saddil gara-gara hal tersebut.
Karena itu, dapat disimpulkan bahwa kabar mengenai Saddil Ramdani pindah negara tidaklah benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'