Laga Persib vs Madura United diwarnai protes suporter yang menilai sulit mendapatkan tiket. Spanduk bentuk kritikan terhadap sistem penjualan tiket terpampang di beberapa sudut stadion.
Tidak hanya itu, menjelang menit akhir suporter meninggalkan stadion sebagai bentuk protes. Polemik sistem penjualan tiket tersebut masih terus bergulir hingga sekarang.
Ketua Viking PERSIB Club (VPC) Tobias Ginanjar meminta manajemen Persib untuk berani membuat diskusi terkait tiket.
Melalui akun Twitter miliknya, Tobias menyarankan manajemen menjelaskan langsung kepada Bobotoh. Sebab, dia menilai, pernyataan manajemen tidak utuh dan banyak yang tak sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Informasinya ga utuh, bnyk yg ga sesuai. Drpd bantah2an terus lewat rilis dan medsos mending PT PBB buat diskusi terbuka soal ini," tulis Tobias dikjutip dari akun Twitter miliknya.
Dia juga meminta semua perwakilan komunitas Bobotoh, terutama yang disebutkan manajemen melalui rilisnya juga diundang. "Undang orang2 yg namanya kalian tulis di statement ini, undang jg perwakilan komunitas lain yg aksi protes kemaren, kita diskusi biar bobotoh yg nilai," tambah Tobias.
Sebelumnya, manajemen Persib telah menjelaskan mengenai penjualan tiket laga melawan Madura United. Manajemen juga telah mempublikasikan mengenai hal tersebut.
Dalam pernyataannya, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) telah merintis pemberlakuan sistem penjualan tiket secara online.
Direktur Operasional PT PBB, Muhammad Iskandar mengungkapkan, beberapa kali mensosialisasikan kepada beberapa komunitas Bobotoh yang sudah memiliki kuota, yaitu Viking PERSIB Club (VPC), Bomber dan Forum Komunikasi Bobotoh (FKB).
klub memberlakukan penjualan tiket 100 persen secara online sejak tahun 2018 hingga saat ini.
Baca Juga: Geliat Transfer Tottenham Sambut Liga Inggris 2023/2024, Terbaru Boyong Winger Israel
"Musim ini, sistem tersebut tetap kami lanjutkan. Pada pertandingan pertama melawan Madura United, tiket yang terjual mencapai 90 persen dari kuota tersedia sesuai regulasi," kata Iskandar dikutip dari laman resmi Persib.
Iskandar juga menjelaskan terkait dengan salah satu komunitas yang memiliki kuota, yaitu Viking PERSIB Club (VPC) yang merasa masih kesulitan mendapatkan tiket Persib di laga kontra Madura United.
"Apalagi, selama ini Persib tetap memberikan banyak kemudahan bagi komunitas, termasuk Viking PERSIB Club, dalam hal pertiketan," kata Iskandar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan
-
Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial