Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Jumat menyerukan aksi nasional yang menentang penistaan terhadap Al Quran baru-baru ini di Swedia.
Pria berusia 37 tahun asal Irak, Salwan Momika, sambil dikawal polisi membakar salinan kitab suci umat Muslim di depan masjid Stockholm pada Rabu lalu.
Aksi itu sengaja dilakukan bertepatan dengan Idul Adha, peringatan keagamaan bagi Muslim di seluruh dunia.
Kejadian itu lantas menuai kecaman luas dari sejumlah negara, termasuk Turki. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pun menyerukan langkah-langah kolektif untuk mencegah aksi penistaan semacam itu.
Menurut sebuah pernyataan, PM Sharif memimpin rapat yang salah satu agendanya membahas insiden di Swedia tersebut.
Rapat itu memutuskan untuk menetapkan Jumat sebagai hari untuk menegakkan kesucian Al Quran, menggelar aksi protes dan unjuk rasa nasional serta menginstruksikan sidang gabungan parlemen pada Kamis untuk menyusun rencana aksi nasional menentang insiden pembakaran Al Quran tersebut.
PM Sharif mengimbau semua lapisan masyarakat, termasuk semua partai politik, untuk berpartisipasi dalam protes guna "memberikan pesan kepada para penjahat."
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi