Perseteruan Nikita Mirzani dengan sang anak, Lolly hingga kini masih belum menemui titik terangnya. Bahkan, baru-baru ini, Antonio Dedola mengungkapkan tabiat buruk Nikita kepada Lolly.
Pemuda berdarah Jerman itu membeberkan isi chatingan Nikita kepadanya yang meminta Lolly agar live jualan setiap hari untuk membiayai sekolahnya. Hal itu terjadi sejak dirinya datang pertama kali di rumahnya.
“Sejak hari pertama saya ke rumah ini, Lolly harus live menjual produk ibunya di TikTok,” tulis Antonio membeberkan hal itu, dikutip dari unggahan @loisss.
Nikita Mirzani kerap keli meminta tolong kepada Anthonio agar mengingatkan Lolly saat waktunya live Instagram untuk jualan.
“Ia diberitahu berulang kali bahwa dia harus menjual produk untuk membiayai sekolahnya dan dia melakukannya pagi, siang, dan malam dan hampir atau bahkan setiap hari,” ujar Antonio Dedola.
Mendapati hal tersebut, warganet sontak saja membanjiri kolom komentar unggahan tersebut. Mereka menilai bahwa yang dilakukan Nikita Mirzani itu termasuk mengeksploitasi anak.
Bahkan, tak sedikit netizen yang menandai KPAI terkait masalah tersebut. Mereka mendesak KPAI agar bertindak.
“@kpai_official masa mau diem aja ada beginian,” ujar @chelviEon.
“Iya yahh, tumben dibiarin aja sampe berlarut2,” ungkap @AmandaPut.
“Sumpah g kepikiran klo ada lembaga gtu, soalnya jarang nampak tunggu disenggol dlu neti,” timpal @Eliz.
“Sekejam-kejamnya harimau dia nggak akan memangsa anaknya,” ujar warganet yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA