/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 18:55 WIB
Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)

Pengamat Politik Universitas Padjajaran, Ari Ganjar Herdiansah menilai para pendukung Ketum Gerindra, Prabowo Subianto cukup kuat. Loyalitas mereka tak akan berkurang hanya terkendala cawapres yang akan dipilih.

Bukan tanpa alasan, dua periode Prabowo Subianto maju, loyalitas pendukungnya cukup teruji. Bahkan di periode ketiganya mencalonkan diri pendukungnya dianggap makin kuat.

"Sepertinya tidak akan mengurangi dukugan terhadap Prabowo secara signifikan ya," ujar Ari dikutip dari Antara, Jumat (7/7/2023).

Ia menyebutkan wilayah Jawa Barat (Jabar) merupakan lokasi yang mendulang suara paling banyak setiap Prabowo maju di Pilpres. Maka dari itu, Jabar adalah basis suara untuk Prabowo jika nantinya maju di Pilpres 2024.

"Untuk pencapresan, pemilih Jabar masih cenderung kuat mendukung Prabowo malah akan solid lagi nanti," katanya.

Dukungan dari Jabar ini menjadi modal besar bagi Prabowo Subianto. Hal itu dianggap juga sebagai capres yang cukup diperhitungkan pada Pemilu 2024 nanti.

Seperti diketahui beberapa lembaga survei tak menampik bahwa elektabilitas dan dukungan suara kepada Prabowo Subianto cukup unggul dibandingkan dua kompatriotnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Lembaga Survei Jakarta, Prabowo menang telak dengan raihas suara mencapai 40,3 persen. Sementara pada Indikator Politik Indonesia, Prabowo cukup unggul sebanyak 38 persen suara.

Tetapi dari hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Prabowo kalah dari Ganjar. Di mana Ganjar meraih 37,9 persen suara, sementara Prabowo mengantongi 33,5 persen.

Baca Juga: Golkar Urung Beri Dukungan ke Prabowo Subianto padahal Paling Dekat: Kami Belum Tutup Komunikasi ke Capres Lain

Load More