/
Sabtu, 22 Juli 2023 | 13:50 WIB
Asisten pelatih Arema FC, I Putu Gede. (PT LIB)

Kabar mengejutkan datang dari Arema FC.

Usai menelan kekalahan 1-3 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (21/7/2023) malam, mereka ditinggal I Putu Gede.

Sosok kelahiran Denpasar, 49 tahun silam itu memutuskan mundur dari tim Singo Edan.

"Kami sudah bicara setelah pertandingan, kami menghormati keputusan Coach Putu, beliau memilih untuk tidak lagi bersama Arema FC," ungkap manajer tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas dilansir dari laman PT LIB, Sabtu (22/7/2023).

Putu Gede bergabung ke Arema FC sejak musim lalu. Ia dipercaya sebagai caretaker menggantikan Javier Roca di putaran kedua.

Ia tercatat menemani Arema FC sebanyak lima pertandingan musim 2022/2023 dan empat pertandingan musim 2023/2024. Dari sembilan laga tersebut dua menang, satu seri, enam kalah.

Wiebie Dwi Andriyas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kontribusi pelatih asal Bali itu.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Coach Putu, kami sangat menghormati keputusan yang diambil. Di sepak bola sebenarnya hal-hal ini yang sangat tidak diinginkan tapi akhirnya harus benar-benar terjadi," ucapnya.

Dia menyadari diawal musim BRI Liga 1 2023/24 ini merupakan fase berat yang dihadapi tim berjuluk Singo Edan. Tim baru memperoleh satu poin selama empat pekan.

Baca Juga: Batal Diboikot KPI? Lesti Kejora dan Rizky Billar Balik ke TV Langsung Punya Acara Sendiri

Load More