/
Selasa, 25 Juli 2023 | 19:45 WIB
Kapten Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari saat memasuki lapangan pertandingan. ([Twitter/@footballinanews])

Sembilan pemain Timnas U-20 dan Timnas Indonesia U-22 memutuskan bergabung sebagai anggota polisi.

Mereka Kakang Rudianto (Persib Bandung, Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), Frengky Missa (Persikabo 1973), Ginanjar Wahyu (Arema FC), Ananda Reihan (PSM Makassar).

Kemudian ada Dimas Julio Pamungkas (Bhayangkara FC), Muhammad Faiz Maulana (Bhayangkara FC), Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC), dan Rabbani Tasnim Siddiq (RANS Nusantara FC).

Saat ini, kesembilan pemain tersebut tengah menjalani pelatihan selama lima bulan ke depan untuk mencapai tujuan mereka menjadi anggota Kepolisian.

Proses ini tentu berarti mereka harus meninggalkan klub-klub mereka masing-masing yang sedang berkompetisi di BRI Liga 1 2023/2024.

COO Bhayangkara FC, Sumardji, menyatakan bahwa sembilan pemain tersebut telah mengambil keputusan menjadi polisi berdasarkan keinginan pribadi mereka sendiri.

Lebih lanjut, Sumardji menyatakan bahwa kesembilan pemain tersebut sudah memiliki keinginan untuk menjadi polisi sejak lama. Ketika ada kesempatan untuk mengikuti proses seleksi untuk menjadi Bintara Polisi, mereka dengan tulus bersedia mengikutinya.

"Keinginan untuk menjadi polisi datang dari mereka sendiri," ujar Sumardji dilansir dari Suara.com, Selasa (25/7/2023).

Sebagai anggota polisi, Bhayangkara FC berpeluang besar menyatukan para pemain-pemain itu menjadi satu tim.

Baca Juga: Ditekuni Justyn Vicky Sebelum Meninggal, Ini 5 Fakta Menarik Profesi Binaragawan!

Berikut ini komposisi pemain Bhayangkara FC di masa mendatang yang berisikan anggota polisi:

Kiper: Awan Setho Rahardjo

Belakang: Putu Gede Juni Antara, Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, Sani Rizky Fauzi

Gelandang: Muhammad Hargianto, Ananda Reihan, TM Ichsan

Depan: Ginanjar Wahyu, Rabbani Tasnim Siddiq, Dendy Sulistyawan.

Load More