Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya mendapatkan sanksi denda Komdis PSSI.
Denda dijatuhkan ke masing-masing klub sebesar Rp25 juta karena hadirnya Bonek yang merupakan kelompok suporter Persebaya saat kedua tim berhadapan.
Uniknya, sanksi itu mendapat tanggapan dari CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi yang mengomentari postingan akun Instagram @pengamatsepakbola, Kamis (3/8/2023).
"Yang sabar ya kakak. Kemarin adik juga digituin," tulis Yoyok Sukawi di kolom komentar.
Sekelompok Bonek memang kedapatan hadir di tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 31 Juli lalu untuk mendukung Persebaya saat melawan tuan rumah Persija.
Padahal, dalam aturan BRI Liga 1 2023/2024, hal tersebut dilarang. Alhasil, Komdis PSSI menjatuhi Persebaya sanksi Rp25 juta.
Hukuman serupa juga diberi kepada panpel Persija karena dianggap gagal mengantisipasi kehadiran suporter tamu. Setidaknya ada 10 keputusan yang dikeluarkan Komdis PSSI.
Sanksi denda karena hal serupa juga jatuh kepada Persik Kediri dan Persib Bandung. Pelatih Bali United Stefano Cugurra dan Walter Zengah, ofisial Persita Tangerang turut ditegur Komdis PSSI.
Panitia Pelaksana Pertandingan Borneo FC Samarinda juga tak lepas dari hukuman Komdis PSSI. Mereka harus membayar Rp20 juta karena Bali United dibuat tak nyaman saat bertandang karena air di stadion mati dan bus yang kurang memadai.
Baca Juga: Tugboat Tongkang Batu Bara Tabrak Perahu Sampan di Sungai Musi, Anak 13 Tahun Tenggelam
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 2 Agustus 2023:
1. Silverio Junio (Pemain Borneo FC)
- Pelanggaran: serious foul play dengan cara menendang wajah pemain lawan dan luput dari perhatian perangkat pertandingan
- Hukuman: tambahan larangan bermain 1x + denda Rp10.000.000
2. Panpel Borneo FC
- Pelanggaran: masalah air yang mati di stadion dan fasilitas bus yang disediakan bermasalah sehingga mengganggu kenyamanan tim tamu
- Hukuman: denda Rp20.000.000
3. Stefano Cugurra Teco (Pelatih Bali United FC)
- Pelanggaran: mengkritik hasil keputusan perangkat pertandingan.
- Hukuman: Teguran Keras
4. Walter Zenga (Ofisial Persita Tangerang)
- Pelanggaran: melakukan protes keras kepada Pengawas Pertandingan dan tidak menggunakan ID Card.
- Hukuman: Teguran Keras
5. Panitia Pelaksana Persik Kediri
- Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung
- Hukuman: sanksi denda Rp25.000.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End
-
Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS
-
7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz