/
Jum'at, 04 Agustus 2023 | 16:24 WIB
Ketum PBNU Gus Yahya (Suara.com)

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya angkat bicara mengenai sejumlah nama kader NU yang masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilu 2024. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak-pihak yang hendak meminang kader-kader NU tersebut.

"Terserah, terserah, wong orang NU itu banyak kok. Silakan pilih," kata Gus Yahya singkat saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (4/8/2023).

Diketahui hingga saat ini bursa bakal calon wakil presiden (cawapres) masih terus menjadi sorotan. Pasalnya sampai sekarang belum ada nama bacawapres yang diumumkan untuk mendampingi nama-nama capres yang diusung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Kekinian diprediksi nama bakal cawapres akan menjadi penentu suara kemenangan capres dalam Pemilihan Presiden 2024. Sosok yang dinilai memiliki potensi untuk menjadi bakal cawapres salah satunya berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Sebelumnya sejumlah nama kader NU sudah mencuat untuk menjadi bacawapres. Salah satunya Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar yang muncul untuk dipasangkan menjadi cawapres Ganjar Pranowo. 

Ada pula nama-nama lain yang masih dari lingkup NU, yakni Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hingga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Tidak lupa masih ada sosok Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid menjadi salah satu alternatif calon wakil presiden (cawapres) yang merepresentasikan tokoh perempuan dan Nahdlatul Ulama (NU).

Tak hanya dari kubu Ganjar yang melirik kader-kader NU, pihak bacapres lain yakni Prabowo Subianto serta Anies Baswedan pun melakukan hal serupa.

Baca Juga: NasDem Sebut Anies Baswedan Butuh Figur NU untuk Tambal Kelemahannya

Load More