Exco PSSI Arya Sinalungga mempertanyakan siapa yang akan bertanggungjawab dengan insiden oknum suporter yang masuk pada pertandingan PSS Sleman melawan Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (5/8/2023).
Arya pun meminta masyarakat bersama-sama menjada sepakbola Indonesia agar aman dan lebih menarik.
"Ini siapa yg harus tanggung jawab ? Ayo kita jaga sepakbola kita...kita buat makin sehat...butuh waktu...tidak bisa instan...butuh proses...tapi kita yakin..kita pasti mampu mengubahnya...kalau kita mau bersama-sama mengubahnya," tulisnya di akun instagram yang dikutip pada Sabtu (5/8/2023).
Diketahui Insiden suporter masuk saat Pertandingan PSS Sleman menjamu Persija Jakarta menjadi kerugian besar bagi klub berjuluk Super Elang Jawa.
Oknum suporter PSS Sleman itu turun ke lapangan dan berupaya menyerang wasit Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo Jumat (4/8/2023).
Dari video yang beredar, oknum suporter itu nekat turun dari Tribun Stadion Maguwoharjo saat peluit panjang dibunyikan atau pertandingan selesai.
Namun demikian, upaya oknum suporter itu terliha dihalau oleh dua pemain Persija Jakarta Ondrej Kudela dan Andritany Ardhiyasa
Petugas keamanan stadion atau Stewards pun terlihat hanya diam saja. Mereka terlihat tidak menghalau para oknum suporter itu.
Melihat peristiwa itu, publik pun memberikan komentar beragam.
Baca Juga: Deklarasi Dukungan Partai Gelora ke Prabowo Tinggal Tunggu Kesepakatan Waktu
"Sanksi tanpa penonton pak, supporter kita masih primitif, maunya menang terus ga bisa nerima kekalahan, ga bisa belajar dari kasus kanjuruhan," tulis netizen.
"Kata pembela : selama polisi gak tembakkan gas air mata maka tidak akan ada korban jiwa," tulis netizen.
"Blacklist seumur hidup," tulis netizen.
"Pak kalok bisa sanksi jugak untuk perorangan seperti ini blacklist seumur hidup dari dunia sepak bola Indonesia karna orang seperti mereka yg nanti nya bisa merugikan klub maupun orang lain," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Aksi Pria Curi CCTV di Jakabaring Berakhir Tragis, Wajah Babak Belur usai Terekam Kamera
-
Hapus Sistem 3 Bulanan, TPG Cair Tiap Bulan Jadi Kepastian Hak bagi Ribuan Guru
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
5 Wisata Museum Ikonik di Tokyo yang Wajib Dikunjungi
-
JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid