Suara Joglo - Tanggapan Witan Sulaeman setelah dipindahkan menjadi bek kiri Persija Jakarta menarik untuk dianalisis. Pemain sayap Timnas Indonesia ini nampaknya tidak memiliki masalah dengan peran baru yang diberikan padanya.
Dipasangnya Witan Sulaeman di posisi wing back kiri tak lepas dari situasi Thomas Doll yang harus menghadapi berbagai cedera pemain dan aktivitas di luar jadwal tim. Salah satu area yang terdampak adalah lini pertahanan, terutama setelah kehilangan Hansamu Yama dan Muhammad Ferrari.
Walau demikian, pelatih berkebangsaan Jerman tersebut tidak menyerah. Ia akhirnya memutuskan untuk menempatkan Witan sebagai bek sayap kiri, berperan sebagai wingback. Posisi ini jelas berbeda dari peran yang biasanya dijalankan oleh Witan, yaitu sebagai sayap depan.
Witan Sulaeman bermain sebagai wing bek kiri saat Persija Jakarta menghadapi Persebaya Surabaya di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Minggu (30/07/2023)
Bintang Timnas Indonesia tersebut mengaku jika dirinya siap jika harus dipasangkan di posisi manapun selagi bisa berkontribusi besar terhadap tim.
Penampilan Witan cukup bagus dalam laga tersebut, bahkan tidak jarang dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia memberikan pujian atas permainannya.
Bahkan banyak yang mempertanyakan apakah tindakan Thomas Doll memasang witan di wing back kiri juga akan ditiru oleh Shin Tae-yong, mengingat pelatih asal Korea Selatan tersebut kerap mencoba pemainnya di berbagai posisi.
"Akankah Witan akan dicoba oleh Coach STY?" Tanya salah seorang netizen.
"Witan di wing back kiri luar biasa. Mungkin coach STY akan mencoba Witan di posisi itu jika ada kesempatan," ujar netizen yang lain.
Baca Juga: Tersedia Mi Tarempa, Ini 3 Tempat Sarapan Favorit di Batam
"Semua keputusan ada di tangan pelatih timnas Indonesia, Coach Shin Tae-yong tentang posisi pemainnya . Toh, kita belum bisa memastikan apakah Witan akan tetap konsisten dengan permainannya terdepan jadi kita tunggu aja deh," sambung netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
Terkini
-
Ulasan Drama A Virtuous Business: Angkat Isu Tabu dengan Cara yang Elegan
-
Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat
-
Warga Bali Ramai-Ramai Serahkan Monyet Ekor Panjang ke BKSDA
-
Bos Blueray Akui Beri Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai, KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri
-
Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan
-
Panduan Anak Muda Raih Sukses Tanpa Tumbang Mental Karya Iqro' Firdaus
-
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng
-
Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan