Otomotif / Mobil
Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:40 WIB
Ilustrasi mobil bekas (Pexels/Tom Fisk).
Baca 10 detik
  • Pembeli mobil bekas harus memeriksa riwayat servis, menyalakan mesin, mendengarkan suara, serta mengecek knalpot dan oli.
  • Calon pembeli wajib melakukan uji kendara dan mengajak mekanik tepercaya untuk pemeriksaan.
  • Pemeriksaan mesin secara teliti sebelum transaksi membantu pembeli mendapatkan kendaraan layak pakai.

Suara.com - Mobil bekas menjadi pilihan banyak orang karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan mobil baru.

Namun, harga murah sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan saat akan membeli kendaraan bekas.

Kondisi mesin tetap menjadi faktor utama karena berpengaruh pada kenyamanan berkendara dan biaya perawatan di kemudian hari.

Dengan melakukan pemeriksaan secara teliti, Anda dapat menemukan mobil bekas yang masih layak pakai dan memiliki performa yang baik.

1. Periksa Riwayat Servis

Mobil yang rutin menjalani servis berkala umumnya memiliki kondisi mesin yang lebih terawat.

Sebelum deal membeli, minta buku servis atau catatan perawatan kepada pemilik untuk mengetahui apakah pemilik sebelumnya melakukan perawatan sesuai jadwal.

2. Nyalakan Mesin saat Kondisi Dingin

Usahakan memeriksa mobil saat mesin belum dipanaskan.

Baca Juga: Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard

Mesin yang sehat biasanya mudah dinyalakan, memiliki putaran idle yang stabil, dan tidak mengeluarkan suara kasar saat pertama kali hidup.

3. Dengarkan Suara Mesin

Perhatikan suara mesin ketika langsam maupun saat pedal gas diinjak. Hindari mobil yang mengeluarkan bunyi ketukan, gesekan logam, atau suara tidak wajar karena bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada komponen mesin.

4. Cek Asap Knalpot

Warna asap knalpot dapat memberikan gambaran kondisi mesin.

Asap bening umumnya normal, sedangkan asap putih tebal, biru, atau hitam berlebihan dapat mengindikasikan masalah pada ruang bakar atau sistem pembakaran.

Load More