Persebaya Surabaya dikabarkan sedang mencari sosok baru untuk mengisi kursi pelatih kepala.
Seperti diketahui, manajemen tim Bajul Ijo mengistirahatkan sementara Aji Santoso usai rangkaian hasil buruk dalam lima laga terakhir.
Sempat mengawali kompetisi dengan kemenangan 3-2 atas Persis Solo, Persebaya justru anjlok dan gagal menang dalam lima laga berikutnya.
Bahkan di laga terakhir, Reva Adi Utama dan kawan-kawan keok 1-2 dari Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Bahasa mengistirahatkan yang dikeluarkan manajemen Persebaya juga disebut-sebut sebagai cara halus pemecatan Aji Santoso.
Kini, nama mantan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, dikabarkan menjadi sosok pengganti Aji Santoso.
Munster sudah cukup lama berada di Indonesia. Per Agustus 2019, pria asal Irlandia Utara ini mengusi kursi juru latih The Guardian.
Munster datang di pertengahan musim Liga 1 ketika itu. Dirinya menggantikan Alfredo Vera yang berpisah jalan dengan Bhayangkara.
Baca Juga: Tandang ke Markas Bali United. Marcelo Rospide Akui Persik Kediri Minim Latihan
Menilik karier kepelatihan Munster, pelatih 39 tahun itu sebelumnya melatih Timnas Vanuatu. Negara yang disebutkan barusan pernah beruji tanding dengan Timnas Indonesia.
Omong-omong soal kepindahannya ke Bhayangkara, Munster sempat bikin geger publik Vanuatu. Sebab, dirinya resmi mengundurkan diri dan memilih menerima pinagan Bhayangkara.
Di Timnas Vanuatu, Munster juga punya prestasi. Dua di antaranya adalah saat dia mendampingi anak asuhnya menang agregat 25-0 (Menang atas Tonga 14-0 dan Samoa 11-0).
Munster sejatinya baru satu tahun membesut Vanuatu. Pria yang semasa menjadi pemain sepak bola pernah main di Slavia Prauge itu ditargetkan lolos Olimpiade Pasifik namun gagal.
Di Bhayangkara sendiri, Munster berhasil menjadi pelatih yang membawa anak asuhnya bertengger di posisi keempat klasemen 2019.
Oleh capaian itu, Munster diganjar kontrak baru pada musim 2020. Hanya, karena pandemi, pekerjaannya baru berjalan tiga pertandingan dengan belum terkalahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
-
Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi
-
Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan