Curhatan Farel Aditya di media sosial yang diminta untuk mengembalikan uang biaya sekolah dari dr Richard Lee menuai sorotan. Sang TikToker diminta ganti rugi Rp 47 juta.
Dokter Richard Lee angkat bicara mengenai hal tersebut. Baru-baru ini dia menyampaikan dalam akun YouTube miliknya bahwa bantuan yang diberikan kepada Farel Aditya tanpa paksaan.
"Aku senang dong kalau misalnya ketemu anak yang semangat banget ya, kita juga semangat. Kita biayain semuanya," ujarnya dikutip Senin (14/8/2023).
Dia menjelaskan, sebenarnya tidak hanya memberikan biaya pendidikan, melainkan juga sejumlah fasilitas.
Richard mengeklaim telah memberikan biaya sekolah, kos-kosan, hingga melunasi utang nenek Farel Aditya. Lebih dari itu, dr Richard juga diberikan sejumlah barang, yakni iPhone, laptop, dan motor.
Youtuber yang juga pemilik klinik kecantikan itu mengungkapkan untuk biaya sekolah sudah lunas sebesar Rp15 juta lebih. "Aku bayarin dia sekolah itu di SMA terbaik di Palembang," katanya.
Sejak awal, Richard menegaskan tidak pernah menginginkan uang tersebut dikembalikan. Dia juga tidak meminta Farel mengerjakan apapun.
Terpenting menurutnya, adik angkatnya tersebut bisa menyelesaikan pendidikan.
"Aku enggak pernah meminta dia mengerjakan suatu pekerjaan, apalagi yang kasar, enggak pernah sekali pun. Jadi tugas dia apa? Tugas dia adalah belajar, belajar, belajar," sambungnya lagi.
Namun, Farel memutuskan untuk berhenti bersekolah. Padahal baru 3-4 hari menempuh pendidikan di salah satu sekolah di Palembang.
"Masih masa adaptasi banget. Dia bilang mau berhenti sekolah dan semuanya sudah dibayarin ya menurut kalian apa respons aku? Bilang silakan berhenti sekolah ya enggak mungkinlah, pasti aku marah. Pasti aku akan tegur dia," katanya.
Richard sadar Farel tidak bisa mengembalikan uang tersebut. Karena itu, sebenarnya permintaan dikembalikan agar Farel kembali sekolah.
"Banyak uang yang sudah aku habiskan Rp 47 juta. Tujuannya apa? Apakah suruh dia ganti? Aku tahu dia enggak punya duit, dan tidak mungkin bisa mengganti uang tersebut," kata dia.
"Maksud tujuanku adalah ya kalau misalnya kamu enggak bisa ganti, ya sudah belajar aja di situ kayak gitu kan?" imbuhnya.
Kalaupun dari awal ingin uang tersebut, Richard pasti akan membuat perjanjian tertulis. Namun, ini tidak ada perjanjian hitam di atas putih apapun.
"Jadi aku membantunya itu ikhlas banget dan ini adalah usahaku untuk buat dia balik ke sekolah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana