Zaman dahulu Indonesia memiliki banyak kerajaan hindu dan budha. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan kerajaan hindu budha di Indonesia, yang masih bisa kita lihat hingga kini.
Berbagai peninggalan ini tetap bertahan walaupun berusia ratusan bahkan ribuan tahun. Selain itu Pemerintah Indonesia sudah banyak menetapkan peninggalan itu sebagai warisan sejarah sehingga dijaga kondisinya sampai saat ini. Penasaran? Berikut ini beberapa peninggalan kerajaan hindu dan budha di Indonesia.
Candi Borobudur dibangun abad 8-9 atau sekitar tahun 800 M pada masa Dinasti Syailendra. Candi baru selesai dibangun pada tahun 825 Masehi atau masa pemerintahan Raja Samaratungga.
Candi Borobudur mempunyai ukuran panjang 121,66m, lebar 121,38m, dan tinggi 35,40m. Candi Borobudur juga mempunyai bentuk bangunan punden berundak, yakni semakin ke atas semakin kecil bentuknya.
Candi Borobudur terletak di di Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan ditetapkan oleh Guinness World Record sebagai candi Buddha terbesar di dunia.
2. Candi Prambanan
Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Raja Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Kuno.
Bangunan candi ini didedikasikan untuk tiga dewa utama dalam kepercayaan Hindu, yaitu Trimurti, yang meliputi Brahma (sang Pencipta), Vishnu (sang Pemelihara), dan Shiva (sang Penghancur).
Baca Juga: Sah, Jokowi Umumkan Kenaikan Gaji PNS 8 Persen Tahun Depan
Tidak hanya sebagai tempat ibadah, kompleks candi ini juga berfungsi sebagai pusat keagamaan, pendidikan, dan kebudayaan. Lokasinya berada Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
3. Yupa
Kerajaan Kutai adalah kerajaan hindu tertua di Indonesia, yang telah berdiri pada abad ke-4 masehi. Salah satu peninggalan sejarah yang masih bertahan hingga kini adalah Yupa.
Adapun Yupa merupakan tiang batu yang digunakan untuk mengikat hewan korban yang akan disembahkan kepada Brahmana. Yupa ini ditulis dengan bahasa Sansekerta beserta huruf Pallawa. Saat ini Yupa peninggalan Kerajaan Kutai berada di Museum Nasional Jakarta.
4. Candi Muara Takus
Di Sumatera juga ada peninggalan sejarah hindu budha di Indonesia yaitu Candi Muara Takus. Candi ini dibangun sejak abad 9 masehi, di masa Kerajaan Sriwijaya. Pendirian candi ini membuktikan bahwa di kawasan tersebut sempat menjadi salah satu pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
3 Zodiak Paling Beruntung 17-23 Agustus 2026, Rezeki dan Asmara Lancar
-
Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak
-
Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda
-
Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia
-
Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi