/
Kamis, 17 Agustus 2023 | 11:42 WIB
Logo Arema FC (Foto; Antara)

Arema FC bak jatuh tertimpa tangga. Setelah diguncang tragedi Kanjuruhan, juara Piala Presiden 2022 itu kini tampak benar-benar kesulitan mengarungi Liga 1 musim 2023/2024. 

Kekalahan demi kekalahan terus menimpa Arema FC. Bahkan hingga pekan kedelapan Liga 1 musim ini, skuat berjuluk Singo Edan itu urung juga mencicip kemenangan setelah mereka dipermalukan tamunya Rans Nusantara FC 0-1.

Desakan agar klub yang kini berstatus musafir itu untuk lebih baik degradasi atau mundur dari Liga 1 terus bergema dari para pendukungnya sendiri.

Hal itu bisa dipantau dari kolom komentar di akun Instagram resmi Arema FC yang banyak di antaranya berharap agar klub kesayangannya itu lebih baik degradasi atau mundur.

"Bismillah tahun ini Arema bubar," tulis netizen.

"Semangat untuk degradasi," kata netizen lain.

"Lebih baik degradasi," harap netizen lainnya.

"Mending mundur," tulis netizen. 

Bila desakan publik agar Arema FC mundur diamini, maka sanksi berat bakal menanti juara ISL tahun 2009/2010 tersebut. 

Baca Juga: Cerita Pilu Pelatih Arema FC Setelah Kalah Lagi: Sulit Sekali Ini

Selain denda yang bernilai milyaran, Arema FC juga terancam terdegradasi bila benar menyatakan mundur di tengah kompetisi.

Mereka juga tak bisa tampil di Liga 1 selama dua musim beruntun dan hanya bisa ikut berkecimpung dalam turnamen yang ditentukan oleh PSSI. 

Load More