Bek Timnas Indonesia U-23, Komang Teguh dan striker Titan Agung mendadak tercoret dari Piala AFF U-23 2023.
Penyebabnya, sanksi AFC mereka aktif yang didapatkan usai kerusuhan final SEA Games 2022 lalu.
"Kabarnya PSSI telah mengirimkan surat penjelasan pada 2 Agustus lalu, namun baru di balas pada 14 Agustus 2023 oleh AFC," tulis unggahan akun Instagram @garudafansbook, Kamis (17/8/2023).
Keduanya dipastikan tak bisa bermain melawan Malaysia pada laga perdana grup B Piala AFF U-23 2023 di Rayong Provincial Stadium, Thailand, Jumat (18/8/2023) dan laga-laga selanjutnya.
Seperti diketahui, kemenangan Timnas Indonesi atas Thailand di partai final SEA Games 2023 lalu harus dibayar mahal setelah AFC resmi mengganjar hukuman untuk pemain dan official skuat garuda.
Tercatat ada tiga pemain Timnas Indonesia yang kena sanksi dan dipastikan absen membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 mendatang.
Ketiganya yakni Komang Teguh, Titan Agung serta Taufany Muslihuddin. Mereka kena hukuman larangan mengikuti enam pertandingan.
Sebelumnya, pihak PSSI sudah mengkonfirmasi jika keduanya boleh diikutkan, karena Piala AFF U-23 tidak masuk kalender FIFA.
Sebab, disebutkan jika hukuman yang dijalani Titan Agung dan Komang Teguh berlaku di FIFA Matchday.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123