Persebaya Surabaya perlahan menunjukkan progres positif setelah menunjuk Uston Nawawi sebagai pelatih sementara.
Tim Bajul Ijo sukses meraih tiga kemenangan beruntun. Terbaru mereka mengalahkan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (18/8/2023) lalu.
Persebaya kini melonjak ke posisi delapan klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024 dengan raihan 14 poin dari 9 pertandingan.
Uston Nawawi benar-benar mampu mengeluarkan lagi permainan ngeyel ala Persebaya yang sempat hilang dalam beberapa laga sebelumnya.
Hanya saja, sosok berusia 45 tahun itu tak bisa menjadi pelatih kepala Persebaya dalam waktu dekat, termasuk musim ini.
Sesuai regulasi BRI Liga 1 2023/2023, klub kontestan wajib mengangkat pelatih kepala dengan lisensi kepelatihan AFC Pro.
Namun, Uston Nawawi masih dalam proses mendapatkan lisensi itu dan kini baru memegang lisensi AFC A.
Meski demikian, Uston Nawawi mengakui permainan timnya masih jauh dari kata sempurna. Ada banyak hal yang harus dibenahi. Namun, ada banyak hal pula yang harus diapresiasi.
"Anak-anak berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Memang ada yang harus dibenahi, namun kemenangan tetaplah kemenangan, harus disyukuri, dan kami akan berjuang lebih keras lagi," kata Uston dilansir dari laman resmi klub, Senin (21/8/2023).
Baca Juga: Polda Metro dan Puspomad Ungkap Kasus Perdagangan Senpi Ilegal, Tersangka Utama Ditangkap di Gunung
Kemenangan atas PSM yang merupakan hat-trick kemenangan, menjadi bekal positif untuk menyongsong laga-laga berikutnya. Termasuk away ke markas PSS Sleman pekan depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata