Pihak manajemen dan panitia pelaksana PSIS Semarang akan menindak tegas pelaku pemalsuan cocard dan tiket selama pertandingan di Stadion Jatidiri, Semarang.
Sabtu (2/9/2023) lalu, telah ditemukan pelaku pemalsuan cocard untuk disalahgunakan. Beberapa jam setelah pertandingan, panpel PSIS dan guard juga langsung melakukan koordinasi untuk mencari pelaku.
Pelaku tersebut berinisial, WEP yang saat ini sudah diketahui identitasnya.
Selain itu, WEP juga sudah diviralkan di media sosial dan pada Minggu (3/9) dan akhirnya pelaku menyerahkan diri dan menemui DPP Panser Biru untuk melakukan mediasi.
Namun pada mediasi, pelaku terus mengelak dan membuat pengakuan palsu sehingga Panser Biru membawa pelaku ke Polsek Gajahmungkur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Merespons kejadian tersebut, panpel PSIS juga akan melaporkan WEP ke pihak kepolisian untuk didalami lebih lanjut.
"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyusun laporan yang akan kami tujukan kepada pelaku. Secepatnya supaya segera diproses oleh pihak kepolisian dan memberi efek jera dan kejadian pemalsuan tidak ada lagi," ujar ketua panpel PSIS, Agung Buwono pada Selasa (5/9) di Semarang.
"Dan sekali lagi kami tegaskan kepada siapa pun untuk tidak nekat melakukan pemalsuan baik cocard mau pun id card karena akan kami tindak secara tegas dan melalui jalur hukum," lanjutnya.
Baca Juga: Jawaban Cak Imin Soal Tudingan Kudeta PKB dari Gus Dur, Bagaimana yang Sebenarnya Terjadi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
-
Drama Korea More Than Friends: Lelah Menunggu Sampai Akhirnya Disambut
-
3 Pilihan Maskara Viva Cosmetics Mulai Rp43 Ribu, Bikin Bulu Mata Lentik dan Tahan Lama
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Apakah Hewan Kurban Boleh Betina? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Hancurnya Hati Suami Gerebek Istri Selingkuh, Anak yang Dibawa sampai Tendang Lemari
-
vivo S2 Bakal Hadir Lagi? Seri HP Mid-Range Legendaris Ini Dirumorkan Comeback pada 2026
-
Gunung Dukono Meletus Berapa Kali? Ini Riwayat Erupsi Gunung Api Aktif di Halmahera