Berlibur di Jogja tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi sajian gudeg yang legendaris, Gudeg Pawon salah satunya yang kerap jadi pilihan wisatawan untuk mencicipi kuliner dengan cita rasa manis.
Gudeg pawon bukan salah satu jenis gudeg di Jogja, melainkan menawarkan pengalaman sensasi makan di dapur langsung. Pawon dalam bahasa Jawa berarti dapur.
Dapur umum menjadi hal yang sangat sensitif untuk ditunjukkan bagi sebagian besar rumah makan.
Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Rumah Makan Gudeg Pawon, tempat legendaris sejak tahun 2000 di Jalan Janturan Warungboto Umbulharjo Yogyakarta.
Di rumah makan ini, para pengunjung diwajibkan untuk memasuki pawon atau dapur jika ingin menyantap gurihnya gudeg yang disuguhkan.
Sajian Gudeg Pawon ini berbeda dari yang lainnya, pasalnya pemiliknya mengaku meracik gudeg miliknya dengan bumbu rempah tradisional, bahkan memasaknya masih menggunakan tungku kayu yang akan menambah cita rasa gudeg tersebut.
Tak heran, jika Gudeg Pawon diserbu banyak wisatawan baru maupun yang rindu dengan makanan tersebut kembali lagi. Saking banyak wisatawan yang mampir masakan Gudeg Pawon ludes dalam waktu 2 jam.
Tidak hanya menikmati makanannya yang lezat, banyak wisatawan yang mengaku ingin mendapatkan pengalaman makan dengan suasana layaknya sedang berkunjung ke rumah saudara.
Kepopuleran Gudeg Pawon ini tidak bisa dipungkiri, namun pemiliknya mengaku tidak mau membuka cabang di tempat lain dan hanya fokus dengan warungnya yang sekarang.
Baca Juga: Mulus dan Lembut Kembali! Ini Solusi Mengatasi Bercak Kulit Bersisik
Jika kamu tertarik mencicipi cita rasa khas Gudeg Pawon, kamu bisa langsung datang ke Jalan Janturan UH/IV No. 36, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta. Pengunjung dapat menikmati Gudeg Pawon dengan harga mulai dari Rp11 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II