Baru-baru ini, Uya Kuya membagikan kegiatan anak-anaknya, Cinta Kuya dan Nino yang tengah mengumpulkan sampah botol plastik hingga kaleng. Menurut penjelasan Cinta Kuya, sampah-sampah tersebut akan dijual ke pengepul.
Cinta Kuya mengaku tak malu mengambil sampah-sampah yang punya nilai jual itu dari tempat sampah para tetangganya. Sebab, nilai jual per pounds (0,45kg) dari masing-masing jenis sampah berbeda-beda.
“Aku ngambilin dari sampah tetangga, terus habis itu ya aku ambil. Orang di sini rata-rata kayak banyak yang gak peduli. Dibuang di luar, ini orang mau ambil atau nggak ya terserah, dan aku adalah orang yang ngambil,” ungkap Cinta Kuya.
Adapun sampah plastik dihargai dengan 25 Cent atau kurang lebih Rp2.500, sementara sampah beling dan kaleng mencapai $1 sama dengan Rp15.350.
“Setiap sampah daur ulang itu harganya beda-beda. Jadi, yang paling murah itu adalah botol plastik dan yang paling mahal itu kayaknya yang kaca, yang beling,” ungkap Cinta Kuya.
Harga tersebut terpaut jauh dengan harga penjualan sampah di Indonesia. Untuk 1 kilogram botol plastik dihargai Rp500 – Rp5000 oleh pengepul.
Sekali setor ke pengepul, Cinta Kuya bisa mendapatkan hingga $40 atau kurang lebih Rp600 ribu-an. Namun, untuk melakukan hal itu, Cinta Kuya memiliki motivasi tersendiri. Ia mengaku ingin beli rumah di Bel Air dan jadi tetangga Will Smith.
“Pengen punya rumah di Osi sama di Bel Air,” ujar Cinta Kuya.
Baca Juga: Bikin Makin Sayang! Intip Keseruan Fan Meeting Jung Hae In di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Spesifikasi iQOO Z11x Bocor di Geekbench, Upgrade Chipset ke MediaTek Dimensity 7400
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Pesan Ketua Umum PSSI ke John Herdman: Jangan Remehkan Saint Kitts and Nevis!
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026
-
Harga Saham BULL Tertekan saat Emiten Gencar Ekspansi
-
Persib Bandung Tanpa Bojan Hodak saat Hadapi Madura United, Federico Barba Tanggapi Santai
-
Harga Emas Gak Masuk Akal, Ini 5 Rekomendasi Toko Perhiasan Imitasi Online
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija