Rumor Marian Mihail mundur dari kursi pelatih PSS Sleman berhembus kencang dalam beberapa hari terakhir.
Pelatih 65 tahun tersebut juga sudah pamitan, termasuk melakukan foto perpisahan dengan para jurnalis. Tapi, sampai saat ini dia masih menjabat pelatih Super Elang Jawa.
Namun di tengah keputusan mundur itu, Marian Mihail mendadak bersimpati dengan kondisi Arema FC jelang pertemuan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (30/9/2023).
Sebagai salah satu klub besar, juru taktik asal Rumania itu menilai tim Singo Edan tak pantas berada di zona degradasi seperti sekarang.
"Arema yang tidak cocok berada di posisi itu (degradasi) karena mereka tim yang bagus. Dengan pelatih berpengalaman dari Portugal, ini akan menjadi pertandingan yang ketat,” kata Mihail dilansir dari ANTARA, Jumat (29/9/2023).
PSS Sleman akan dijamu Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, yang menjadi markas sementara tim Singo Edan itu pada Sabtu (30/9) pukul 16.00 WITA (sebelumnya 20.00 WITA).
Menurut pelatih asal Rumania itu menyebutkan tim rivalnya itu berada di zona degradasi kemungkinan karena faktor keberuntungan atau masalah lainnya yang membuat tim dari Malang itu belum memetik hasil yang baik.
"Arema selalu tim bagus tapi mungkin saja karena keberuntungan yang buruk atau masalah lain yang menghentikan mereka menciptakan hasil bagus," ujar dia.
Untuk menghadapi Arema, tim dengan julukan Super Elang Jawa itu melakukan sejumlah perbaikan dalam latihan salah satunya teknik bola mati yang membuat timnya kebobolan satu gol saat menghadapi Borneo FC pada Minggu (17/9).
Baca Juga: Nyeri pada Dada, Apa Pertanda Serangan Jantung?
"Set piece itu harusnya lebih mudah diputuskan, harus diserang atau bertahan tapi kesulitannya saat pelatih memberikan arahan kepada pemain. Perlu penjelasan lebih mendalam kepada pemain," paparnya.
Senada dengan sang pelatih, pemain PSS Sleman Kim Kurniawan mengaku timnya bekerja keras dalam latihan termasuk memperbaiki kesalahan pada laga sebelumnya.
Meski memuji Arema sebagai salah satu tim kuat, namun para pemain bertekad meriah tiga poin kemenangan.
"Kami siap hadapi Arema karena mereka spesial bagi PSS. Kami bertekad ambil tiga poin di Bali," jelas dia.
Arema FC saat ini mengantongi 10 poin dengan menduduki posisi ke-16 dari 18 klub yang berpartisipasi di kompetisi kasta teratas klasemen sementara Liga 1 Indonesia. Sedangkan PSS Sleman Sleman berada di posisi ke-10 dengan capaian 18 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka