Suara Joglo - Pada hari, Minggu (1/10/2023), tepat satu tahun setelah Tragedi Kanjuruhan. Banyak pembelajaran yang dapat diambil untuk melakukan perbaikan dari kejadian tragis ini, termasuk bagi Persib Bandung.
Tragedi Kanjuruhan telah melukai dunia sepakbola Indonesia secara mendalam. Setelah peristiwa tersebut terjadi setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2022/2023, semua pihak sepak bola Indonesia harus melakukan perubahan untuk mencegah peristiwa serupa terulang di masa depan.
Hal serupa juga dilakukan oleh Persib Bandung. Wakil Komisaris Utama PT. PERSIB Bandung Bermartabat, Rudy Sufahriadi, menyatakan bahwa Persib melakukan berbagai perubahan dan perbaikan untuk membuat stadion menjadi tempat yang aman dan nyaman.
"Kita semua belajar dari kejadian itu, melakukan introspeksi diri, dan kemudian melakukan perbaikan dan peningkatan di semua aspek yang membuat stadion menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk menyaksikan pertandingan sepak bola yang selama ini telah menjadi hiburan bagi kita semua," ucap Rudy Sufahriadi.
Pria yang juga seorang purnawirawan kepolisian dengan pangkat Komisaris Jenderal ini mengungkapkan bahwa pelajaran utama yang diambil oleh Persib Bandung dari tragedi tersebut adalah pentingnya skema dan mekanisme penyelenggaraan pertandingan, khususnya yang berkaitan dengan faktor keamanan dan keselamatan.
Rudy Sufahriadi menjelaskan bahwa beberapa upaya perbaikan telah dilakukan oleh Persib Bandung, seperti pemberlakuan tiket online 100 persen, penukaran e-ticket dengan gelang penanda, sistem pengamanan berlapis, dan pelatihan untuk steward yang bertanggung jawab penuh terhadap sistem keamanan di dalam stadion.
Namun, tidak berhenti di situ, Rudy menyebutkan bahwa semua sistem tiket dan skema pengamanan serta keselamatan telah berjalan dengan relatif baik, dan sekarang Persib Bandung beralih ke perbaikan yang berfokus pada kenyamanan stadion.
"Perbaikan dan peningkatan fasilitas Stadion GBLA yang berhubungan dengan kenyamanan penonton terus dilakukan secara simultan hingga saat ini," ungkap Rudy.
"Selain itu, kami terus berusaha meningkatkan keramahan untuk para penonton dan suporter yang hadir," tambah pria berkacamata ini.
Saat ini, Persib Bandung semakin mendorong kampanye #SepakbolaUntukSemua untuk menunjukkan bahwa sepak bola adalah olahraga permainan dan hiburan yang bisa dinikmati oleh siapa saja, termasuk anak-anak, pelajar, dan keluarga.
Baca Juga: Belum Bisa Tenang, Waskita Karya Kembali Hadapi Gugatan PKPU
"Meskipun belum optimal, apa yang telah kami lakukan selama setahun terakhir ini telah membuat stadion menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman," kata Rudy.
"Sekarang, saya melihat bahwa semua kalangan, termasuk anak-anak dan keluarga, sudah bisa menikmati pertandingan Persib tanpa kekhawatiran berlebihan," tambahnya.
Meskipun begitu, Rudy menegaskan bahwa upaya perbaikan yang dilakukan oleh Persib tidak akan berhenti di sini.
"Kami akan terus melakukan upaya perbaikan dan peningkatan untuk menciptakan suasana pertandingan yang ramah bagi semua orang," tegas Rudy mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
5 Parfum Lokal Tahan Seharian Versi Lifni Sanders, Nggak Perlu Retouch
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum
-
Novel The Arson Project, Dilema Antara Keadilan Hukum dan Pembalasan Pribadi
-
Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun
-
Beda Two Way Cake dan Compact Powder, Mana yang Lebih Bagus?
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Setir Mobil Terasa Berat dan Bunyi Ini Gejala Rack Steer Bermasalah
-
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
-
Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata
-
Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang